KOMPAS.com – Raksasa teknologi Google resmi menggulirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengubah alamat e-mail Gmail (akun Google) tanpa harus membuat akun baru atau kehilangan data lama.
Sebelumnya, fitur tersebut sudah diuji coba di India sejak sekitar akhir tahun lalu, namun kini mulai dirilis secara bertahap di pasar global, dimulai dari pasar Amerika Serikat (AS) per 31 Maret 2026.
Dalam pembaruan tersebut, pengguna yang sudah mendapatkan akses bisa mengganti nama pengguna (username) Gmail (nama atau bagian sebelum akhiran @gmail.com) langsung dari pengaturan akun.
Caranya, pengguna dapat membuka menu Google Account, lalu masuk ke "Personal info" > "Email" > "Google Account email", kemudian memilih opsi “Change Google Account e-mail” untuk memulai proses.
Baca juga: Google Ubah Aturan Alamat Gmail, Pengguna Akan Lebih Fleksibel
Kendati demikian, Google menetapkan sejumlah batasan dalam penggantian alamat email ini. Pengguna hanya bisa mengganti alamat e-mail utama satu kali dalam 12 bulan, dengan total maksimal tiga kali perubahan.
Dengan demikian, satu akun dapat memiliki hingga empat alamat Gmail yang terasosiasi, termasuk alamat lama dan yang baru.
Google juga menegaskan bahwa alamat e-mail lama tidak akan hilang, melainkan tetap tersimpan sebagai alamat alternatif (alias) dan tidak dapat dihapus atau disembunyikan. Alamat tersebut juga tidak bisa digunakan oleh orang lain.
Nantinya, alamat e-mail lama akan tetap berfungsi sebagai alamat alternatif (alias). Artinya, pengguna masih bisa masuk ke layanan Google menggunakan alamat lama maupun yang baru.
Meski alamat e-mail diganti, semua pesan yang dikirim ke alamat lama atau baru akan tetap masuk ke kotak masuk (inbox) yang sama.
Pengguna juga dapat memilih alamat mana yang ingin digunakan saat mengirim email.
Baca juga: Inbox Jadi Lebih Rapi, Ini 4 Automasi Gmail yang Saya Gunakan
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, fitur penggantian alamat e-mail akun Google saat ini baru tersedia di pasar AS secara bertahap, alias belum semua pengguna di sana mendapatkannya.
Belum ada informasi kapan fitur ini akan hadir di pasar Indonesia. Pantauan KompasTekno pada Rabu pagi, kami terpantau belum bisa mengganti alamat email Google atau Gmail kami.
Meski begitu, kami melihat bahwa laman dukungan terkait penggantian alamat email Google ternyata sudah ada versi Bahasa Indonesia.
Di laman itu, Google hanya menyebut bahwa fitur penggantian alamat e-mail akan diluncurkan secara bertahap kepada semua pengguna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang