Apple Mulai Melirik Fitur Kamera yang Sudah Lama Ada di Android

Kompas.com, Diperbarui 01/04/2026, 07:36 WIB
Marsha Bremanda,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Sumber GizChina

KOMPAS.com - Apple dikabarkan tengah menguji sensor kamera beresolusi tinggi yang selama ini sudah tersedia di berbagai perangkat Android. Fitur tersebut adalah sensor kamera 200 MP.

Rumor ini pertama kali mencuat dari unggahan terbaru pembocor teknologi (tipster) Digital Chat Station (DGS). 

Namun, belum ada informasi lebih lanjut terkait perangkat mana yang akan menggunakan sensor tersebut. 

Tangkapan layar unggahan pembocor teknologi Digital Chat Station yang menyebut Apple tengah menguji sensor kamera 200 MP untuk iPhone.Gizchina Tangkapan layar unggahan pembocor teknologi Digital Chat Station yang menyebut Apple tengah menguji sensor kamera 200 MP untuk iPhone.
Fitur kamera 200 MP sendiri sudah cukup lama hadir di pasaran lewat beberapa jenama ponsel Android, seperti Samsung, Oppo, dan Realme.

Samsung bahkan menjadi brand awal yang membumikan fitur ini lewat ponsel flagship Galaxy S series.

Namun, berbeda dengan pendekatan tersebut, Apple selama ini tidak menjadikan angka megapiksel sebagai fokus utama dalam pengembangan kamera iPhone. 

Baca juga: Daftar Harga iPhone Terbaru Akhir Maret 2026, iPhone 17 Turun Rp 1 Jutaan

Sejak iPhone 14 Pro dirilis, Apple mengandalkan sensor 48 MP, dengan dengan teknologi computanional photography sebagai faktor utama dalam menghasilkan kualitas foto. 

Kamera iPhone 14 Pro.Apple Insider Kamera iPhone 14 Pro.
Adapun pendekatan ini cenderung membuat Apple dinilai tidak terburu-buru dalam mengadopsi peningkatan resolusi kamera. 

Bahkan, perusahaan tersebut sempat bertahan di 12 MP ketika banyak vendor Android sudah berlomba menghadirkan kamera 108 MP. 

Karena itu, pengujian sensor 200 MP oleh Apple ini dinilai sebagai langkah evaluasi apakah teknologi ini sudah cukup matang untuk memenuhi standar kualitas mereka.

Namun, hal ini tidak serta-merta menjadi sinyal bahwa iPhone generasi berikutnya akan langsung mengusung kamera dengan angka resolusi tersebut. 

Baca juga: iPhone 5 Resmi Pensiun

Bukan cuma kamera

Di sisi lain, bocoran yang sama juga menyinggung soal pengembangan iPhone dengan layar penuh (full-screen) tanpa bezel alias tepi luar yang mengelilingi perangkat).

Namun, teknologi ini disebut masih jauh dari tahap realisasi karena berbagai kendala teknis, seperti penempatan sensor pengenalan wajah canggih (Face ID) dan kamera di bawah layar. 

Apple sendiri diketahui memiliki standar kualitas tinggi, sehingga tidak akan mengorbankan performa hanya demi desain semata. 

iPhone 17 dibekali dukungan refresh rate layar 120 HzApple iPhone 17 dibekali dukungan refresh rate layar 120 Hz
Selain itu, muncul pula rumor mengenai iPhone edisi ulang tahun ke-20 pada 2027 mendatang yang disebut-sebut akan hadir dengan desain layar melengkung (quad-curved) di keempat sisi.

Meski begitu, belum jelas apakah perangkat ini akan menjadi model utama atau edisi terbatas di iPhone generasi mendatang.

Untuk saat ini, fokus utama Apple disebut masih tertuju pada pengembangan iPhone 18 Pro yang lebih dekat dengan jadwal rilis. 

Dengan kata lain, fitur-fitur seperti kamera 200 MP dan desain layar penuh masih berada pada tahap uji coba atau sebatas rumor, dan belum tentu akan hadir dalam waktu dekat, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizchina.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau