Bahasa Pemrograman Swift Bikinan Apple Kini Dukung Android

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:02 WIB
Reska K. Nistanto

Penulis

Sumber 9to5Google

KOMPAS.com - Bahasa pemrograman Swift buatan Apple kini resmi mendukung pengembangan aplikasi di sistem operasi Android.

Dukungan ini hadir melalui pembaruan Swift 6.3 yang membawa Software Development Kit (SDK) resmi pertama untuk Android.

Dengan langkah ini, pengembang kini dapat membuat aplikasi Android secara native menggunakan Swift, bahasa yang selama ini identik dengan pengembangan aplikasi iPhone.

Selama ini, pengembangan aplikasi mobile cenderung mengikuti pola yang terpisah. Aplikasi untuk iPhone dibuat menggunakan Swift, sementara aplikasi Android dikembangkan dengan Kotlin atau Java.

Baca juga: CEO Nvidia Minta Setop Coding, Lalu Programer Ngapain?

Namun, dengan hadirnya dukungan resmi Swift di Android, pola tersebut mulai berubah karena satu bahasa pemrograman kini bisa digunakan untuk membangun aplikasi di dua platform besar sekaligus.

Melalui SDK ini, pengembang dapat membuat aplikasi Android secara langsung menggunakan Swift, sekaligus memperbarui proyek yang sudah ada agar kompatibel lintas platform.

Selain itu, kode Swift juga dapat diintegrasikan dengan aplikasi Android yang sudah ada, sehingga mempermudah proses transisi bagi pengembang, dikutip KompasTekno dari 9to5Google.

Percepat pengembangan

Kehadiran Swift di Android juga berpotensi mempercepat proses pengembangan aplikasi. Dengan satu bahasa pemrograman yang bisa digunakan di berbagai platform, pengembang tidak lagi harus mempelajari banyak bahasa berbeda.

Swift, bahasa pemrograman bikinan Apple kini mendukung Android.9to5Google Swift, bahasa pemrograman bikinan Apple kini mendukung Android.

Hal ini memungkinkan pengembangan aplikasi dilakukan lebih efisien, sekaligus membuka peluang peningkatan kualitas aplikasi di masa depan karena pengembang dapat lebih fokus pada fitur dan pengalaman pengguna.

Baca juga: Qualcomm Rilis Perpustakaan AI Hub untuk Pengembang Aplikasi

Langkah ini juga membuka peluang baru dalam pengembangan lintas ekosistem. Selama ini, perbedaan bahasa pemrograman menjadi salah satu hambatan utama dalam membangun aplikasi yang hadir secara bersamaan di iOS dan Android.

Dengan Swift yang kini dapat berjalan di Android, batas tersebut mulai berkurang.

Meski demikian, dukungan ini masih tergolong baru dan berada dalam tahap awal. Tingkat adopsinya masih akan bergantung pada perkembangan ekosistem, stabilitas SDK, serta seberapa luas dukungan fitur yang tersedia ke depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau