OpenAI Ungkap Alasan Sam Altman Dipecat dari Jabatan CEO

Kompas.com, 20 November 2023, 08:23 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Salah satu pendiri OpenAI, Sam Altman dipecat secara mendadak dari jabatan Chief Exective Officer (CEO) pada Jumat (17/11/2023).

Perusahaan pengembang chatbot berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ChatGPT ini pun mengungkap alasan memecat Sam Altman dalam sebuah posting di situs resmi openai.com.

Dalam pengumuman bertajuk "OpenAI announces leadership transition", dewan direksi mengungkapkan telah meninjau kinerja Sam Altman selama menjadi bos OpenAI empat tahun terakhir.

Hasilnya, dewan direksi OpenAI menilai bahwa Sam Altman "tidak selalu terbuka dalam berkomunikasi dengan dewan direksi OpenAI".

Tidak dijelaskan secara rinci apa yang membuat CEO dan Co-founder OpenAI dianggap tidak terbuka. Namun, dewan direksi menganggap sikap Sam ini menghambat kemampuan mereka untuk melihat kinerja Sam secara keseluruhan, serta tanggung jawab dia untuk memimpin OpenAI.

"Dewan tidak lagi percaya pada kemampuannya (Sam) untuk terus memimpin OpenAI," tulis dewan direksi OpenAI.

Dewan direksi, yang mengaku telah mendiskusikan segala faktor dan alasan sebelum pemecatan dilakukan, menghargai upaya dan kontribusi Sam selama ini ketika ia menakhodai OpenAI.

Baca juga: Sam Altman Pamer Kartu Tamu Kantor ChatGPT, Kembali atau Pamitan?

"Namun, kami juga percaya bahwa perubahan kepemimpinan perlu supaya OpenAI bisa berkembang ke arah yang lebih baik, serta bisa menerapkan AI yang berguna bagi umat manusia," kata dewan direksi, dikutip KompasTekno dari OpenAI.com, Senin (20/11/2023).

Dalam pengumuman yang sama, dewan direksi langsung menunjuk Chief Technology Officer (CTO) OpenAI, yakni Mira Murati untuk mengambil alih tugas CEO interim untuk sementara waktu.

Spekulasi lain yang beredar menyebut, keputusan OpenAI untuk berpisah dengan Altman disebut karena perbedaan pendapat yang signifikan antara CEO dan dewan direksi, terutama dengan Ilya Sutskever, salah satu pendiri dan kepala ilmuwan.

Perbedaan pendapat tersebut berpusat pada keamanan AI, laju perkembangan teknologi, dan komersialisasi perusahaan.

Baca juga: Direksi OpenAI Ingin Sam Altman Kembali Jadi Bos ChatGPT

Dipecat di Google Meet

Presiden, Chairman, Co-founder OpenAI, Greg Brockman (kiri) dan Co-founder dan mantan CEO OpenAI, Sam Altman (tengah) menjadi pembicara di sebuah acara.TechCrunch Presiden, Chairman, Co-founder OpenAI, Greg Brockman (kiri) dan Co-founder dan mantan CEO OpenAI, Sam Altman (tengah) menjadi pembicara di sebuah acara.
Kabar pemecatan tersebut membuat Sam Altman sendiri dan co-founder, Presiden, sekaligus Chairman OpenAI, Greg Brockman terkejut dan sedih.

Hal itu diungkap Greg dalam dalam sebuah posting di X/Twitter pada Sabtu (18/11/2023) siang, dan bertepatan setelah ia menyatakan resign atau keluar dari OpenAI.

Dalam posting itu, Greg mengaku masih mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di internal OpenAI. Ia memberikan sedikit kronologi pemecatan Sam Altman yang ternyata dilakukan lewat panggilan konferensi Google Meet.

Berikut kronologi versi Greg per Sabtu siang:

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau