Harga Saham Microsoft Catat Rekor Tertinggi Setelah Rekrut Bos ChatGPT Sam Altman

Kompas.com, 21 November 2023, 11:04 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Harga saham Microsoft menyentuh angka tertinggi sepanjang sejarah, setelah perusahaan mengumumkan merekrut mantan bos ChatGPT, Sam Altman. Kabar perekrutan ini disampaikan langsung oleh CEO Microsoft, Satya Nadella pada Senin (20/11/2023) dini hari kemarin.

Mengacu pada data MarketWatch perSelasa (21/11/2023), saat pembukaan bursa pada Senin pagi sekitar pukul 09.30 waktu AS, harga saham Microsoft meningkat dari 369 dollar AS ke 375 dollar AS.

Harga saham Microsoft bahkan sempat meningkat ke angka 378 dollar AS. Namun, menurun kembali ke angka 377 dollar AS saat penutupan bursa pada Senin sekitar pukul 16.00 waktu AS.

Meski sedikit turun, hal ini merupakan pencapaian terbaik Microsoft selama ini. Sebab, sebelumnya, harga saham Microsoft belum pernah menyentuh angka 378 dollar AS.

Harga saham Microsoft paling tinggi sebelumnya adalah 376 dollar AS pada penutupan pasar Kamis (16/11/2023) lalu.

Artinya, masuknya Sam ke Microsoft, pasca dipecat dewan direksi OpenAI pada Jumat (17/11/2023) lalu, memiliki dampak yang cukup besar terhadap perusahaan rintisan Bill Gates ini di bursa saham Wall Street (New York Stock Exchange/NYSE).

Baca juga: Pendiri Twitch Emmett Shear Jadi CEO Sementara OpenAI Gantikan Mira Murati

Ilustrasi harga saham Microsoft pasca Sam Altman masuk ke perusahaan tersebut per Senin (20/11/2023) waktu setempat AS.MarketWatch Ilustrasi harga saham Microsoft pasca Sam Altman masuk ke perusahaan tersebut per Senin (20/11/2023) waktu setempat AS.

Selain dipicu oleh kabar bergabungnya Sam Altman dengan Microsoft, kenaikan harga saham ini juga dipengaruhi oleh berbagai kemajuan Microsoft di aneka bidang bisnis, terutama di AI, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CNN, Selasa (21/11/2023).

Sam Altman dipecat OpenAI, direkrut Microsoft

Nah, seperti yang disebutkan di atas, harga saham Microsoft ini naik setelah Sam Altman direkrut oleh Satya Nadella pada Senin dini hari waktu setempat AS.

Nadella, via akun X (dahulu Twitter) dengan handle @satyanadella, mengumumkan bahwa Sam akan memimpin tim peneliti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Microsoft.

Sam tidak sendirian, Nadella juga mengajak mantan Presiden OpenAI yang mengundurkan diri setelah Sam dipecat, yaitu Greg Brockman, bersama beberapa koleganya, untuk bergabung ke Microsoft.

"Kami sangat gembira menyampaikan bahwa Sam Altman dan Greg Brockman, bersama rekan-rekannya, akan bergabung dengan Microsoft untuk memimpin tim peneliti AI tingkat lanjut yang baru," tulis Satya Nadella.

Baca juga: Sam Altman Ex-Bos ChatGPT Gabung Microsoft, Setelah Dipecat OpenAI

Nadella menegaskan, meski eks-bos ChatGPT ini sudah bergabung dengan Microsoft, pihaknya tetap melanjutkan kemitraan dengan OpenAI.

"Kami sangat gembira menyampaikan bahwa Sam Altman dan Greg Brockman, bersama rekan-rekannya, akan bergabung dengan Microsoft untuk memimpin tim peneliti AI tingkat lanjut yang baru," tulis Satya Nadella.

Kendati demikian, Nadella masih megizinkan Sam Altman kembali ke OpenAI apabila ia tertarik. Hal ini bisa dibilang wajar lantaran Microsoft dan OpenAI selama ini menjalin kemitraan yang cukup kuat di bidang AI.

CEO OpenAI Sam Altman melokal dengan menggunakan batik khas Indonesia, saat berbicara di acara Conversation with Sam Altman di Jakarta, Rabu (14/6/2023).KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto CEO OpenAI Sam Altman melokal dengan menggunakan batik khas Indonesia, saat berbicara di acara Conversation with Sam Altman di Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Terkait Sam Altman sendiri, mantan bos ChatGPT tersebut sebelumnya dipecat dewan direksi OpenAI pada Jumat pekan lalu.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau