Qualcomm Perkenalkan Snapdragon XR2 Plus Gen 2, Chip Pesaing Headset Apple Vision Pro

Kompas.com, 5 Januari 2024, 08:01 WIB
Caroline Saskia,
Oik Yusuf

Tim Redaksi

Sumber ZDNet

KOMPAS.com - Qualcomm memperkenalkan chip baru untuk headset virtual reality (VR) dan dan mixed reality (MR), yakni Snapdragon XR2 Plus Gen 2. Chip ini merupakan peningkatan dari Snapdragon XR2 Gen 2 yang dirilis tahun lalu dan disematkan ke Meta Quest 3.

Headset VR yang ditenagai Snapdragon XR2 Plus Gen 2 disebut mampu me-render visual beresolusi tinggi sehingga bisa menyaingi perangkat serupa dari Apple, Vision Pro, tapi dengan banderol lebih murah.

Qualcomm menjanjikan bahwa Snapdragon XR2 Plus Gen 2 bakal dihargai terjangkau untuk para pabrikan headset agar produk akhirnya juga bisa dijual dengan harga relatif bersahabat. Berapa persisnya harga headset Snapdragon XR2 Plus Gen 2 nanti masih belum jelas.

Baca juga: Headset VR Meta Quest 3 Resmi, Berbasis Mixed Reality Mirip Apple Vision Pro

Namun, Meta Quest 3 yang ditenagai Snapdragon XR2 Gen 2 sebelumnya dibanderol 500 dollar (Rp 7,8 juta, jauh di bawah angka 3.500 dollar AS (Rp 54,4 juta) yang konon dipatok Apple untuk Vision Pro. 

Sebagamana dihimpun KompasTekno dari ZD Net, Jumat (5/1/2024), dibandingkan pendahulunya,Snapdragon XR2 Plus Gen 2 sendiri memiliki kemampuan dan kinerja lebih tinggi.

Qualcomm memperkenalkan chip terbarunya untuk headset VR dan MR, yakni Snapdragon XR2 Plus Gen 2ZDNET Qualcomm memperkenalkan chip terbarunya untuk headset VR dan MR, yakni Snapdragon XR2 Plus Gen 2

Chip yang dikembangkan bersama oleh Qualcomm, Samsung, dan Google ini sanggup menampilkan resolusi 4,3K untuk masing-masing mata dengan frame rate 90 fps ), serta menangani input dari 12 buah kamera secara bersamaan untuk video passthrough.

Kinerja CPU Snapdragon XR2 Plus Gen 2 pun diklaim 20 persen lebih tinggi dari Snapdragon XR2 Gen 2, sementara performa GPU disebut 15 persen lebih ngebut.

“(Snapdragon XR2 Plus Gen 2 akan membawa produktivitas dan hiburan di (perangkat) XR ke level yang lebih tinggi dengan menawarkan visual yang sangat jelas," ujar Vice President, General Manager XR, Qualcomm, Hugo Swart.

Baca juga: Qualcomm Perkenalkan Snapdragon XR2 Gen 2 dan AR1 Gen 1 untuk Headset VR serta Kacamata Pintar

Di samping menawarkan referensi desain perangkat AR dan VR ke sejumlah vendor untuk mempercepat proses produksi, Qualcomm juga mengaku bekerja sama dengan lima pabrikan, salah satunya HTC.

Akan tetapi, masih belum jelas kapan perangkat headset berbasis Snapdragon XR2 Plus Gen 2 bakal mulai hadir di pasaran. Sementara itu, Apple kabarnya bakal segera meluncurkan Vision Pro dalam beberapa minggu ke depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau