Pengguna Threads Melonjak, tapi Belum Jadi Andalan Pendapatan

Kompas.com, 4 November 2024, 14:05 WIB
Yudha Pratomo

Penulis

Sumber CNBC

KOMPAS.com - Media sosial berbasis teks buatan induk Facebook dkk, Threads, kini memiliki 275 pengguna bulanan. Pencapaian ini diungkapkan oleh CEO Meta Mark Zuckerberg.

Angka ini mencerminkan pertumbuhan signifikan jumlah pengguna Threads sejak tahun lalu. Per akhir 2023, jumlah pengguna bulanan Threads tercatat ada 100 juta. Artinya, pengguna Threads naik 175 persen dari tahun lalu.

"Kami terus berada di jalur yang tepat untuk menjadikan ini sebagai aplikasi sosial utama kami berikutnya," kata Zuckerberg.

Pengguna Threads juga melesat dari 200 juta pengguna aktif bulanan sejak kuartal kedua Meta pada bulan Juli. Zuckerberg mengeklaim Threads kini memiliki lebih dari 1 juta pengguna baru setiap harinya.

Baca juga: Posting Threads Kini Bisa Diedit dalam 15 Menit

Threads sendiri diluncurkan pada Juli 2023 lalu sebagai respons terhadap akuisisi Twitter oleh Musk pada Oktober 2022. Saat itu, Twitter diakuisisi dengan mahar 44 miliar dollar AS dan berganti nama menjadi X.

Meski Threads menunjukkan pertumbuhan yang pesat, X Twitter tetap unggul dalam hal jumlah pengguna dengan sekitar 318 juta pengguna bulanan. Namun, menurut firma riset pasar Sensor Tower, jumlah pengguna X mengalami penurunan 24 persen sejak akuisisi.

Belum jadi andalan

Kendati pertumbuhan penggunanya melesat, pihak Meta mengakui Threads belum bisa menjadi andalan sumber pendapatan pada 2025 mendatang.

Menurut Chief Financial Officer Meta Susan Li, Threads sebatas menawarkan peluang yang lebih besar bagi Meta untuk menayangkan iklan kepada pengguna.

Bisnis iklan memang menjadi pendapatan terbesar dari Meta, yaitu sekitar 98,3 persen dari total pendapatan kuartal ketiga (Q3) 2024.

"Secara khusus, terkait monetisasi, kami tidak memperkirakan Threads akan menjadi pendorong pendapatan 2025 yang berarti saat ini," kata Susan.

Baca juga: Threads Instagram Rilis Activity Status, Bisa Lihat Kalau Orang Lain Online

Meski demikian, analis dari lembaga riset pasar Bernstein memperkirakan akan muncul iklan di Threads mulai tahun depan.

“Meskipun Meta tidak memperkirakan Threads akan menjadi pendorong pendapatan 2025 yang berarti, kami memperkirakan iklan akan muncul dan meningkat di Threads tahun depan,” kata analis dari Bernstein, dikutip KompasTekno dari CNBC, Senin (4/11/2024).

Secara keseluruhan, jajaran aplikasi Meta yang meliputi Facebook, Instagram, dll, perusahaan mengatakan bahwa jumlah pengguna aktif hariannya tumbuh 5 persen dari tahun ke tahun. .

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau