Xiaomi dan Honor Kompak Naikkan Harga Tablet

Kompas.com, Diperbarui 22/12/2025, 07:32 WIB
Lely Maulida,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber Gizmochina

Rangkuman berita:

  • Xiaomi diam-diam menaikkan harga tablet di China, dengan kenaikan 100–200 yuan pada sejumlah model, termasuk Xiaomi Pad 8 series dan Redmi Pad 2.
  • Kenaikan harga dipicu lonjakan biaya RAM dan storage, yang disebut analis masih akan berlanjut hingga 2026.
  • Honor juga mengonfirmasi rencana kenaikan harga tablet, dan vendor lain diperkirakan akan mengikuti tren serupa.

KOMPAS.com - Xiaomi diam-diam menaikkan harga tablet perusahaan di China. Kebijakan peningkatan harga ini berlaku untuk sejumlah model tablet, mulai dari Xiaomi Pad 8 series hingga Redmi Pad 2.

Nominal kenaikannya cukup beragam, mulai dari 100 yuan (sekitar Rp 237.400) hingga 200 yuan (sekitar Rp 474.900).

Tablet entry-level Redmi Pad 2 "reguler" misalnya, yang dirilis di China pada Juni 2025 lalu dengan banderol harga 999 yuan (sekitar Rp 2,3 juta), kini dijual seharga 1.199 yuan (sekitar Rp 2,8 juta), atau naik sekitar 200 yuan dari harga awal.

Baca juga: Tahun Depan, HP Android Diramal Makin Mahal

Tablet ini juga menjadi perangkat yang harganya naik signifikan dibanding tablet Xiaomi lainnya.

Xiaomi Pad 8 Series.Gizchina Xiaomi Pad 8 Series.

Tablet Xiaomi Pad 8 juga mengalami kenaikan harga sekitar 100 yuan. Tablet dengan harga awal 2.199 yuan (sekitar Rp 5,2 juta) itu kini dijual seharga 2.299 yuan (sekitar Rp 5,4 juta).

Model yang lebih tinggi yakni Xiaomi Pad 8 Pro juga mengalami kenaikan. Harga jualnya saat ini adalah 2.899 yuan (sekitar Rp 6,8 juta) dari sebelumnya 2.799 yuan (sekitar Rp 6,6 juta).

Menurut analis industri, kenaikan harga tablet Xiaomi ini tak lepas dari faktor kenaikan harga RAM dan storage yang masih berlanjut hingga saat ini.

Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia Naik

Apalagi, presiden Xiaomi Lu Weibing beberapa waktu lalu telah memperingatkan soal kenaikan harga gadget, imbas dari biaya komponen penyimpanan yang meningkat. Pernyataan Weibing juga diperkuat dengan laporan firma riset TrendForce yang memproyeksikan bahwa harga storage akan naik lebih signifikan pada kuartal I-2026.

Harga tablet Honor juga naik

Bukan Xiaomi saja, vendor ponsel Honor juga meningkatkan harga tabletnya. Keputusan penyesuaian harga ini diumumkan Honor melalui sebuah posting di media sosial China, Weibo.

Menurut General Manager Honor divisi tablet dan perangkat IoT, perusahaannya tidak lagi mampu menanggung kenaikan harga memori. Hal ini sekaligus mengonfirmasi bahwa harga tablet Honor ke depannya akan mengalami peningkatan.

Bos Honor itu tak merinci besaran kenaikan harga perangkatnya, atau model mana saja yang mengalami kenaikan, secara spesifik. Yang jelas, dia menyarankan konsumen untuk bergegas membeli tablet, sebelum harga baru berlaku.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Tablet Honor Pad X7 di Indonesia

Adapun kenaikan harga ini terkait dengan tren peningkatnya harga memori Dynamic Random Access Memory (DRAM) dan NAND flash yang meningkat hingga 300 persen sejak September 2025 lalu.

Menurut para analis, lonjakan harga ini sebagian besar karena meningkatnya permintaan chip memori untuk kebutuhan AI.

Selain Xiaomi dan Honor, peningkatan harga juga dipercaya sejumlah pakar industri bakal dilakukan vendor gadget lainnya, dihimpun KompasTekno dari Gizmochina.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau