Tidak Ada Lagi HP Baru Asus Tahun Ini...

Kompas.com, 21 Januari 2026, 08:04 WIB
Lely Maulida,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Ringkasan berita:

  • Asus dipastikan tidak merilis HP baru sepanjang tahun ini, baik dari lini Zenfone maupun ROG Phone. Keputusan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih, yang menegaskan bisnis smartphone tidak lagi menjadi fokus perusahaan, meski layanan purna jual untuk pengguna lama tetap berjalan.
  • Asus mengalihkan strategi bisnis ke teknologi berbasis AI, menyusul tekanan industri smartphone seperti kenaikan harga komponen, kelangkaan chip, tarif impor, dan melemahnya pasar global. Perusahaan kini memprioritaskan pengembangan server AI, sistem AI untuk bisnis, robotika, hingga komputasi edge yang dinilai lebih menjanjikan untuk pertumbuhan jangka panjang.

KOMPAS.com – Asus dipastikan tidak akan merilis ponsel baru tahun ini. Kepastian tersebut mengakhiri spekulasi soal masa depan lini smartphone Asus, termasuk Zenfone dan ROG Phone, yang selama ini dikenal sebagai "HP gaming" di pasar Android.

Konfirmasi itu disampaikan langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih, dalam pertemuan akhir tahun bersama karyawan yang digelar di Taipei Nangang Exhibition Centre, Taiwan.

Dalam kesempatan tersebut, Shih menegaskan bahwa Asus tidak akan memperluas bisnis smartphone maupun menghadirkan model ponsel baru ke depan.

Artinya, tidak ada Zenfone maupun ROG Phone generasi terbaru yang meluncur tahun ini. Meski demikian, Asus memastikan pengguna lama tetap mendapatkan dukungan karena layanan purna jual akan terus berjalan.

Baca juga: Bos Asus Konfirmasi Tak Akan Rilis HP Lagi, Alih Fokus ke AI dan Robot

Asus memang tidak membeberkan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut. Namun, tekanan industri diyakini menjadi faktor utama.

Kenaikan harga komponen, kelangkaan chip, tarif impor, hingga lesunya pasar smartphone global disebut-sebut membuat bisnis ponsel kian berat.

Sebagai gantinya, Asus kini mengalihkan fokus ke teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Perusahaan asal Taiwan itu akan memperbesar investasi di sektor server AI, sistem AI untuk segmen bisnis, serta platform terintegrasi yang menghubungkan perangkat keras dengan perangkat lunak AI.

Tak hanya itu, Asus juga membidik pengembangan robotika, intelligent machines, hingga perangkat komputasi edge yang dapat beroperasi dengan minim campur tangan manusia.

Langkah ini dinilai lebih menjanjikan untuk pertumbuhan jangka panjang dibandingkan bisnis smartphone, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmochina.

Absennya HP baru Asus sebenarnya sudah tercium sejak akhir 2025.

Saat itu, media teknologi DigiTimes melaporkan bahwa Asus telah mengirimkan pemberitahuan kepada mitra distributor soal rencana penghentian operasional divisi smartphone per 31 Desember 2025.

Pemberitahuan tersebut muncul setelah sejumlah distributor mengaku kesulitan mendapatkan stok ponsel Asus dalam beberapa waktu terakhir. Asus juga disebut telah menghubungi mitra operator telekomunikasi terkait rencana tersebut.

Dengan kondisi ini, tahun 2026 dipastikan akan berlalu tanpa kehadiran ponsel anyar dari Asus, baik Zenfone maupun ROG Phone. Model yang idealnya hadir tahun ini, seperti Zenfone 13 Ultra atau ROG Phone 10, tidak akan terealisasi.

Baca juga: Asus Pamer Kacamata Gaming Pertamanya ROG XReal R1 AR

Padahal, Asus dikenal sebagai salah satu vendor yang cukup inovatif di industri smartphone.

Sejak diperkenalkan pada 2014, seri Zenfone hadir dengan berbagai pendekatan desain, termasuk kamera flip.

Pada 2021, Asus sempat menawarkan ponsel compact lewat Zenfone 8 dengan layar 5,9 inci, meski strategi tersebut kurang sukses secara komersial.

Asus juga merilis ROG Phone yang diperkenalkan pada 2018 dan membuka segmen smartphone gaming. Namun, sejak ROG Phone 9 Pro yang meluncur akhir 2024, Asus tidak lagi merilis penerusnya, termasuk sepanjang 2025 hingga tahun ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau