Ringkasan berita:
KOMPAS.com- Pengguna Threads tampaknya perlu bersiap dengan perubahan linimasa minggu depan.
Sebab, platform microblogging buatan Meta itu berencana menyisipkan iklan ke lini masa pengguna mulai Senin (26/1/2026). Perubahan ini akan berlaku secara global.
Menurut pengumuman di laman Meta Newsroom baru-baru ini, peluncuran iklan Threads dilakukan bertahap, sehingga tampaknya tidak semua pengguna akan langsung melihat iklan dalam waktu bersamaan pekan depan.
Sebelum diterapkan secara global, iklan di platform pesaing X/Twitter ini sebenarnya sudah lebih dulu diuji coba di Amerika Serikat dan Jepang pada April 2025. Setelah fase uji selama kurang dari setahun, Meta kini memperluasnya ke semua pasar.
Dengan keputusan ini, Threads resmi mengikuti jejak platform media sosial besar lainnya yang lebih dulu mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan utama.
Baca juga: Threads Kini Lebih Berisik dari X/Twitter, Jumlah Pengguna Harian Lebih Banyak
Dari demo buram yang dibagikan Meta, iklan-iklan di Threads akan muncul secara native di feed Threads, menyatu dengan postingan pengguna.
Meta menegaskan penayangan iklan di Threads akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, intensitas iklan disebut masih rendah dan akan ditingkatkan perlahan dalam beberapa bulan ke depan.
Iklan Threads ditenagai sistem iklan berbasis AI milik Meta, sehingga personalisasi iklan akan mirip dengan yang selama ini muncul di Facebook dan Instagram. Artinya, iklan yang tampil akan menyesuaikan minat dan aktivitas pengguna.
Format iklan yang didukung pun cukup beragam, mulai dari gambar, video, carousel (beberapa foto yang bisa digeser), hingga format katalog dan iklan aplikasi.
Baca juga: Lebih Bebas Curhat, Threads Punya Ghost Post yang Bisa Hilang 24 Jam
Iklan-iklan ini akan muncul secara native di feed Threads, menyatu dengan postingan pengguna.
Dengan basis pengguna yang terus tumbuh, kehadiran iklan di Threads dinilai sebagai langkah wajar untuk memonetisasi platform.
Meta menyebut Threads kini telah memiliki lebih dari 400 juta pengguna aktif bulanan. Angka ini melonjak cepat sejak debutnya pada pertengahan 2023, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Tech Crunch.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang