Siap-siap, Timeline Threads Bakal Berubah Minggu Depan

Kompas.com, 23 Januari 2026, 07:01 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Ringkasan berita:

  • Threads akan mulai menyisipkan iklan di linimasa pengguna secara global mulai minggu depan dengan peluncuran bertahap.
  • Iklan Threads ditenagai sistem iklan AI milik Meta dan hadir dalam berbagai format seperti gambar, video, hingga carousel yang dipersonalisasi.
  • Langkah ini menjadi strategi monetisasi seiring Threads menembus 400 juta pengguna aktif bulanan sejak diluncurkan pada 2023.

KOMPAS.com- Pengguna Threads tampaknya perlu bersiap dengan perubahan linimasa minggu depan.

Sebab, platform microblogging buatan Meta itu berencana menyisipkan iklan ke lini masa pengguna mulai Senin (26/1/2026). Perubahan ini akan berlaku secara global.

Menurut pengumuman di laman Meta Newsroom baru-baru ini, peluncuran iklan Threads dilakukan bertahap, sehingga tampaknya tidak semua pengguna akan langsung melihat iklan dalam waktu bersamaan pekan depan.

Sebelum diterapkan secara global, iklan di platform pesaing X/Twitter ini sebenarnya sudah lebih dulu diuji coba di Amerika Serikat dan Jepang pada April 2025. Setelah fase uji selama kurang dari setahun, Meta kini memperluasnya ke semua pasar.

Dengan keputusan ini, Threads resmi mengikuti jejak platform media sosial besar lainnya yang lebih dulu mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan utama. 

Baca juga: Threads Kini Lebih Berisik dari X/Twitter, Jumlah Pengguna Harian Lebih Banyak

Tampilan iklan di Threads

Dari demo buram yang dibagikan Meta, iklan-iklan di Threads akan muncul secara native di feed Threads, menyatu dengan postingan pengguna.
Meta Newsroom Dari demo buram yang dibagikan Meta, iklan-iklan di Threads akan muncul secara native di feed Threads, menyatu dengan postingan pengguna.
Bagi pengguna, ini berarti pengalaman scrolling Threads tak lagi sepenuhnya “bersih” seperti dua tahun terakhir.

Meta menegaskan penayangan iklan di Threads akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, intensitas iklan disebut masih rendah dan akan ditingkatkan perlahan dalam beberapa bulan ke depan.

Iklan Threads ditenagai sistem iklan berbasis AI milik Meta, sehingga personalisasi iklan akan mirip dengan yang selama ini muncul di Facebook dan Instagram. Artinya, iklan yang tampil akan menyesuaikan minat dan aktivitas pengguna.

Format iklan yang didukung pun cukup beragam, mulai dari gambar, video, carousel (beberapa foto yang bisa digeser), hingga format katalog dan iklan aplikasi.

Baca juga: Lebih Bebas Curhat, Threads Punya Ghost Post yang Bisa Hilang 24 Jam

Iklan-iklan ini akan muncul secara native di feed Threads, menyatu dengan postingan pengguna. 

Dengan basis pengguna yang terus tumbuh, kehadiran iklan di Threads dinilai sebagai langkah wajar untuk memonetisasi platform.

Meta menyebut Threads kini telah memiliki lebih dari 400 juta pengguna aktif bulanan. Angka ini melonjak cepat sejak debutnya pada pertengahan 2023, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Tech Crunch.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau