Microsoft Akui Ada Bug AI yang Bikin Copilot Bisa Baca E-mail Rahasia

Kompas.com, Diperbarui 21/02/2026, 07:23 WIB
Marsha Bremanda,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Sumber Mashable

KOMPAS.com - Asisten kecerdasan buatan (AI) Copilot milik Microsoft dilaporkan mengalami bug yang membuatnya bisa membaca email berlabel rahasia (confidential) tanpa izin. Microsoft telah mengonfirmasi masalah ini dan menyebut telah merilis perbaikan.  

Inidisen tersebut pertama kali diungkap oleh outlet media Bleeping Computer. Dalam laporannya, bug pada Microsoft 365 Copilot disebut melewati kebijakan data loss prevention (DLP) organisasi, yakni sistem keamanan yang dirancang untuk melindungi informasi sensitif. 

Adapun bug tersebut dilaporkan secara spesifik berdampak pada fitur Copilot Chat. Berdasarkan dokumentasi Microsoft, masalah ini menyebabkan e-mail yang memiliki label rahasia "diproses secara keliru" oleh Microsoft 365 Copilot Chat. 

Baca juga: Meta Tendang ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp

Bug ini dilacak secara internal dengan kode CW1226324 dan pertama kali terdeteksi pada 21 Januari. Menurut laporan Bleeping Computer, masalah tersebut memengaruhi fitur obrolan "work tab".

Dalam pemberitahuan resminya, Microsoft menjelaskan bahwa Copilot Chat secara keliru menarik dan merangkum e-mail dari folder Sent Items dan Drafts milik pengguna.

Perusahaan menyebut, kondisi itu terjadi sekalipun e-mail telah diberi label sensitivitas yang seharusnya mencegah akses otomatis.

Dengan kata lain, e-mail dan informasi sensitif yang seharusnya tidak dapat diakses dan bersifat rahasia, justru ikut diproses oleh sistem. 

Risiko AI di lingkungan kerja

Sebagai konteks, Copilot Chat mulai digulirkan ke aplikasi Microsoft 365 (seperti Word, Excel, Outlook, dan PowerPoint) untuk pelanggan Enterprise sejak akhir tahun lalu.

Fitur Copilot Chat sendiri diposisikan sebagai asisten AI yang mampu memahami konteks konten, baik dokumen dan komunikasi kerja.

Baca juga: Microsoft Rilis Paket Langganan 365 Premium, Dapat Copilot AI dan OneDrive 6 TB

Namun, kemampuan Copilot Chat tersebut justru dinilai rentan karena membuat aspek pengamanan data menjadi krusial, terutama ketika sistem AI berinteraksi langsung dengan e-mail dan dokumen internal perusahaan. 

Dalam kondisi tertentu, perusahaan yang menggunakan asisten AI di lingkungan kerja berpotensi menghadapi ancaman tertentu, seperti prompt injection dan pelanggaran kepatuhan data. 

Microsoft sendiri telah mengonfirmasi kepada Bleeping Computer bahwa insiden ini disebabkan oleh kesalahan kode. Perusahaan mengeklaim sudah mulai meluncurkan perbaikan sejak awal Februari lalu. 

Selain merilis perbaikan, Microsoft juga menyatakan bahwa mereka terus memantau penerapan patch serta menghubungi sebagian pengguna yang terdampak, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Mashable, Jumat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau