Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesan Perpisahan Emosional Carolina Marin Usai Putuskan Gantung Raket

Kompas.com, 27 Maret 2026, 15:29 WIB
Indra Citra Sena,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kabar mengejutkan datang dari mantan tunggal putri nomor satu dunia, Carolina Marin. Dia memutuskan gantung raket alias pensiun dari turnamen bulu tangkis profesional. 

Hal ini diketahui setelah kemunculan video singkat berupa pesan perpisahan Carolina Marin yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Kamis (26/3/2026). 

Tadinya, Carolina Marin yang sedang menjalani proses pemulihan cedera sempat berharap bisa tampil di Kejuaraan Eropa 2026. Ajang ini digelar di kota kelahirannya, Huelva, Spanyol, pada 7-12 April mendatang. 

Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut ingin menjadikan Kejuaraan Eropa 2026 sebagai penutup kariernya bertepatan dengan penyelenggaraan turnamen di Huelva. 

Baca juga: An Se-young Keok di Final All England, Rekor Susy Susanti Mustahil Dikejar?

Namun, kondisi terbaru rupanya membuat Carolina Marin membatalkan keinginannya. Legenda hidup bertangan kidal itu lantas mengucapkan salam perpisahan di media sosial. 

"Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah pesan secara langsung. Perjalanan saya di dunia bulu tangkis profesional telah berakhir, sehingga saya tidak akan tampil pada Kejuaraan Eropa di Huelva," ujar Carolina Marin.

"Saya sebenarnya ingin kembali ke lapangan untuk terakhir kalinya, tetapi tidak ingin mempertaruhkan kondisi kesehatan demi hal tersebut." 

*Saya berharap karier saya berakhir dengan cara yang berbeda, tetapi dalam kehidupan, tidak semua berjalan sesuai keinginan dan kita harus menerimanya," jelas atlet berusia 32 tahun itu

Baca juga: Pesan Susy Susanti untuk Gregoria Mariska dan Tunggal Putri Indonesia

Sepanjang kariernya, Carolina Marin banyak menorehkan rekor membanggakan. Spanyol sejatinya bukan negara yang punya tradisi di bulu tangkis, sehingga kesuksesan ini ibarat sebuah anomali. 

Prestasi Fenomenal Carolina Marin

Carolina Marin menorehkan prestasi mengilap sepanjang berkarier di jagat bulu tangkis. Dia memegang rekor tujuh kali menjuarai Kejuaraan Eropa (2014, 2016, 2017, 2018, 2021, 2022, 2024).

Selain itu, Carolina Marin juga menjadi tunggal putri asal Eropa pertama yang mampu tiga kali menjuarai Kejuaraan Dunia pada 2014, 2015, dan 2018.

Belum termasuk gelar bergengsi seperti dua kali juara All England (2015, 2024) dan China Open (2018, 2019). Puncaknya adalah saat Carolina Marin merengkuh medali emas Olimpiade Rio 2016. 

Baca juga: Finalis Swiss Open 2026, Alwi Farhan dan Putri KW Kantongi Rp 161 Juta

Dia mempersembahkan medali emas untuk Spanyol setelah mengalahkan salah satu rival abadinya, Pusarla Sidhu, di final dengan skor ketat 19-21, 21-12, 21-15.

Berkutat dengan Cedera ACL

Sepanjang kariernya, Carolina Marin tercatat tiga kali mengalami cedera ACL. Pertama di lutut kanan pada 2019, lalu kedua di lutut kirinya pada 2021.

Usai pulih dari cedera kedua, Carolina Marin sempat comeback ke papan atas tunggal putri dunia menjelang Olimpiade Paris 2024. Dia bahkan berpeluang meraih medali emas kedua di sana. 

Carolina Marin dari Spanyol bereaksi setelah menderita cedera pada laga semifinal tunggal putri bulu tangkis Olimpiade Paris 2024 melawan He Bingjiao (China) di Paris, Perancis, pada 4 Agustus 2024. XINHUA/Jia Haocheng Carolina Marin dari Spanyol bereaksi setelah menderita cedera pada laga semifinal tunggal putri bulu tangkis Olimpiade Paris 2024 melawan He Bingjiao (China) di Paris, Perancis, pada 4 Agustus 2024.

Halaman:

Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau