Penulis
KOMPAS.com - Petarung papan atas asal Brasil, Alex Pereira, tengah mempersiapkan diri untuk mencatatkan tinta emas dalam sejarah seni bela diri campuran dunia.
Mantan penguasa kelas berat ringan ini diketahui tengah menjalani latihan intensif guna menghadapi tantangan besar dalam karier profesionalnya di oktagon.
Ambisi besar Alex Pereira adalah menjadi atlet pertama yang mampu merengkuh gelar juara di tiga divisi berbeda sepanjang sejarah promosi tersebut.
Demi mewujudkan misi yang dianggap hampir mustahil itu, ia menggandeng sosok yang tidak asing lagi bagi para penggemar bela diri sebagai rekan tandingnya.
Persiapan matang dilakukan oleh sang petarung dengan menjalani sesi sparring bersama mantan rivalnya, Sean Strickland.
Baca juga: Hasil UFC 285: Jon Jones Juara Kelas Berat Usai Bekuk Ciryl Gane
Melalui unggahan video di media sosial pada Jumat (27/3/2026), keduanya tampak menunjukkan intensitas tinggi di dalam pusat pelatihan sebagai persiapan menghadapi laga krusial masing-masing di ajang Ultimate Fighting Championship.
Dalam sesi tersebut, tampak momen unik saat Strickland menirukan aksi ikonik Max Holloway dengan menunjuk ke tengah kanvas sebelum keduanya terlibat baku hantam selama 10 detik.
Latihan ini menjadi bagian dari strategi Alex Pereira untuk mengasah ketajamannya sebelum berhadapan dengan Ciryl Gane dalam perebutan sabuk juara kelas berat interim.
Baca juga: Jelang UFC 285, Ciryl Gane dan Motivasi di Divisi Kelas Berat UFC
Meski kini telah menjalin hubungan pertemanan, sesi latihan tersebut rupanya membangkitkan ingatan tidak menyenangkan bagi Strickland, yang pernah dipukul KO oleh Pereira pada tahun 2022 silam.
Strickland yang juga sedang bersiap menghadapi Khamzat Chimaev di UFC 328, mengakui betapa berbahayanya kekuatan pukulan dari rekannya tersebut.
"Kami sedang berlatih tanding dan dia membuat aku menurunkan tangan aku. Pada saat itu aku langsung berkata, 'Tidak, kawan. Kita sudah selesai.", katanya.
Strickland bahkan melontarkan candaan mengenai sikap agresif sang mantan juara yang tetap terbawa meski hanya dalam sesi latihan ringan.
Hal ini menunjukkan bahwa mentalitas bertanding yang dimiliki lawan tangguh Ciryl Gane tersebut tidak pernah menurun sedikit pun.
Baca juga: Hasil UFC 270: Francis Ngannou Pertahankan Sabuk Juara Kelas Berat dan Nodai Rekor Ciryl Gane
Jika berhasil menumbangkan lawannya nanti Gedung Putih, Pereira akan mengukuhkan posisinya sebagai legenda hidup dengan koleksi sabuk juara di kelas menengah, berat ringan, dan berat.
Prestasi ini akan menempatkan namanya jauh melampaui petarung lain yang pernah berkompetisi di bawah bendera Ultimate Fighting Championship.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang