KOMPAS.com - Minyak bumi dan gas alam jadi komoditas penting di dunia untuk menunjang kehidupan manusia.
Bahkan jika suatu negara memiliki kekayaan alam ini yang melimpah maka akan menjadi sumber cuan untuk dijual ke negara lain.
Indonesia sendiri memiliki berbagai daerah dengan cadangan minyak dan gas, dari ujung barat ke ujung timur khatulistiwa.
Ilmu mendalam tentu dibutuhkan untuk dapat mengelola sumber daya alam ini dengan cermat. Berguru ke negara yang lebih mahir merupakan opsi bagi para praktisi.
Baca juga: Beasiswa PPTI BCA Batch 2 Buka hingga 31 Maret, Cek Syarat dan Link Daftarnya
Salah satu kampus di Skotlandia, Robert Gordon University (RGU) bisa jadi pilihan untuk mendalami ilmu minyak dan gas.
Pendidikan di negara bagian Inggris Raya tersebut pun dapat dijalani dengan beasiswa GREAT Scholarship yang diberikan oleh pemerintah setempat.
Regional Manager South & South East Asia Student Recruitment, Access and Admissions RGU, Paul McBean mengatakan teknik perminyakan dan gas menjadi jurusan favorit bagi pelajar dari Indonesia untuk menempuh S2 di kampus itu.
"Bagi mahasiswa Indonesia, kami jelas menawarkan banyak program energi terbarukan. Minyak dan gas yang secara tradisional sangat populer," ungkap Paul dalam jumpa pers di Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026) silam.
Ilustrasi beasiswa kuliah di luar negeri.Paul mengestimasi di Skotlandia terdapat 65.000 sampai 70.000 mahasiswa asing. Yang berasal dari Indonesia sekitar 400 atau 500 mahasiswa.
"Di Robert Gordon University, saya rasa saat ini kami memiliki sekitar empat atau lima mahasiswa Indonesia di kampus," tutur Paul.
Baca juga: Naufal Raih Beasiswa LPDP S2 UGM dan University of Glasgow, Ini Tips Tulis Esainya
RGU terletak di kota Aberdeen, kota terbesar ketiga di Skotlandia.
"Aberdeen memiliki sejarah panjang sebagai ibu kota minyak dan gas, tidak hanya di Inggris, tetapi juga di Eropa. Jadi semua perusahaan minyak dan gas besar berbasis di dan sekitar Aberdeen," kata Paul.
Paul menyebut RGU memberikan pengajaran lewat akademisi yang berfokus pada industri.
"Program kami yang berfokus pada industri dan relevan dengan industri memberikan akreditasi yang melampaui ruang kelas. Jadi, akreditasi profesional, kolaborasi industri, penempatan kerja, magang, semuanya dimungkinkan di Robert Gordon," jelas Paul.
Kuliah S2 di Skotlandia dan Inggris keseluruhan umumnya hanya membutuhkan waktu satu tahun.
Untuk program Master Oil and Gas di RGU biaya pendidikannya 20.210 Poundsterling (Rp 465 juta) per tahun dan dibutuhkan deposito sebesar 5.511 Poundsterling (Rp 127 juta).
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya