KOMPAS.com - Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menawarkan sejumlah beasiswa bagi calon mahasiswa angkatan 2026/2027.
Perguruan tinggi swasta tertua di Indonesia ini menawarkan empat jalur pembiayaan pendidikan mulai dari beasiswa afirmasi, beasiswa atlet dan juara seni, hingga beasiswa bagi santri dan penghafal al-Qur’an.
Ragam beasiswa yang ditawarkan menggunakan pola seleksi rekam jejak prestasi yang berasal dari nilai rapor dan prestasi penunjang. Nilai rapor yang digunakan adalah rapor semester 1 hingga 5.
Empat jalur beasiswa ini hanya dapat diikuti oleh peserta seleksi lulusan tahun 2025 (hanya bagi yang melakukan pengabdian di Pondok Pesantren) dan lulusan tahun 2026.
Baca juga: Beasiswa Pemkot Magelang 2026 bagi Mahasiswa Berpestasi, Cek Universitas Eligible
Pendaftaran periode Maret 2026 dibuka pada 9 hingga 31 Maret 2026. Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman pmb.uii.ac.id.
Berdasarkan informasi resmi dari laman resmi UII, Sabtu (14/3/2026) berikut adalah panduan lengkap mengenai jenis, syarat, dan keuntungan beasiswa yang tersedia di UII.
Jalur ini dikhususkan bagi calon mahasiswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur'an dengan usia maksimal 21 tahun per 31 Agustus 2026. Terdapat dua kategori dalam beasiswa ini:
Proses seleksi meliput seleksi berkas dan ujian kompetensi berupa ujian hafalan dan wawancara.
Beasiswa ini juga terbuka bagi Program Studi Kedokteran dengan proses seleksi khusus. Ujian kompetensi dilaksanakan dalam 2 tahap, tahap 1 berupa ujian hafalan dan wawancara, tahap kedua dilakukan dalam bentuk ujian kedokteran dasar yang dilaksanakan secara luring.
Baca juga: LPDP-BRIN Buka Beasiswa Riset untuk Doktor, Cek Syaratnya
Ditujukan bagi siswa berprestasi yang berasal dari pondok pesantren. Seleksi ini menekankan pada penguasaan ilmu keagamaan, nilai rapor yang unggul, serta kemampuan bahasa asing (Arab dan Inggris).
Penerima beasiswa ini mendapatkan pembebasan biaya Uang Kuliah Awal (UKA), bebas biaya Uang Kuliah Kuartal (UKK), serta akomodasi tempat tinggal di Pondok Pesantren UII.
Peserta diminta mencantumkan sertifikat TOEFL/TOAFL dengan minimal skor 450. Terdapat 2 artikel singkat yang perlu dibuat minimal 1.500 kata.
Artikel pertama bertema “Peran Cendekiawan Muslim untuk Umat”, artikel kedua bertema “Capaian Prestasi Inspiratif dalam Hidupku”.
Ilustrasi beasiswa kuliah di luar negeri.Bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang non-akademik tingkat provinsi, nasional, maupun internasional, UII menyediakan jalur khusus.
Beasiswa yang diberikan berupa pembebasan biaya Uang Kuliah Awal (UKA) dan pembebasan biaya Uang Kuliah Kuartal (UKK).