KOMPAS.com - Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) akan dibuka oleh Kementerian Agama (Kemenag) mulai 1 April 2026.
Beasiswa milik Kemenag yang merupakan salah satu skema beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini menawarkan kuliah gratis untuk jenjang S1-S3. Bahkan ada beasiswa bagi double degree.
Untuk 2026, Puspenma Kemenag kembali membuka rekrutmen awardee BIB dengan target sekitar 1.900 orang untuk jenjang S1 sampai S3, baik di dalam maupun luar negeri.
Terdapat banyak skema beasiswa yang dapat dipilih para calon pendaftar.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Tawarkan Beasiswa, Total Dana Rp 40 Miliar
Komponen beasiswa yang didapatkan juga sangat banyak. Seperti pada tahun sebelumnya, calon penerima atau awardee beasiswa ini mendapatkan pembiayaan seperti ini:
1. Biaya Pendidikan
2. Biaya Pendukung
3. Biaya Tambahan (Disabilitas)
Sementara untuk mendapatkan pembiayaan kuliah ke perguruan tinggi dalam fan luar negeri, calon pendaftar dapat memilih skema yang ada.
Dilansir dari laman BIB Kemenag, berikut ini skema yang ada:
a. Jenjang S1
Beasiswa S1 Santri dibuka untuk siswa lulusan MA/SMA/SMK, Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha/Ulya, Pendidikan Keseteraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Wustha/Ulya, dan Satuan Pendidikan Mu'adalah (SPM) Wustha/Ulya.
Beasiswa ini berlaku baik bagi pelamar yang sudah diterima di PTN maupun belum diterima.
b. Jenjang S2 dan S3
Beasiswa S2 dan S3 Pesantren berlaku bagi santri, alumni pesantren, guru dan tenaga kependidikan untuk melanjutkan S2/S3 di kampus dalam maupun luar negeri.
Baca juga: Jalur Penerimaan Telkom University 2026, Ada yang Tanpa Tes dan Beasiswa