“Ada yang warga RW ini dengan RW itu, dalam warga itu ada geng lagi mereka,” jelasnya.
Nicolas menyebut fenomena ini sebagai tawuran yang meluas, bukan sekadar berubah.
Untuk mengantisipasi tawuran, polisi melakukan langkah-langkah preventif, baik melalui penyuluhan dan pendekatan kepada masyarakat, serta patroli yang lebih intensif.
“Preventif itu memberikan kesadaran dengan sambang ke warga. Itu preventif,” ucap Nicolas.
“Jadi sebelum terjadi, sebelum upaya pencegahan, kita bangun kesadaran warga, masyarakat. Caranya dengan penyuluhan, sambangi, pendekatan kepada masyarakat,” jelas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang