KOMPAS.com - Kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Karena itu, menjaga kadar kolesterol tetap sehat sangat penting bagi kesehatan jangka panjang.
Selain obat-obatan seperti statin yang biasanya diresepkan dokter, sejumlah makanan dan suplemen alami juga dapat membantu menurunkan kolesterol.
Memahami kolesterol dan angka normalnya
Kolesterol terdiri dari dua jenis utama:
Agar tetap sehat, target kadar kolesterol yang disarankan adalah:
Jika seseorang pernah mengalami serangan jantung atau stroke, batasan LDL bahkan lebih ketat, yaitu kurang dari 55 mg/dL.
Faktor risiko LDL tinggi termasuk kelebihan berat badan, kurang olahraga, serta keturunan. Kolesterol diproduksi oleh hati, namun konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans bisa mendorong hati memproduksi lebih banyak kolesterol.
6 makanan penurun kolesterol yang mudah ditemukan
Beruntung 6 makanan yang mudah ditemukan di Indonesia ini bisa membantu menurunkan kolesterol:
1. Serat larut
Serat larut dapat larut menjadi gel saat bercampur dengan cairan, dan membantu menghambat penyerapan kolesterol di aliran darah.
Contoh makanan tinggi serat larut:
2. Fitosterol
Fitosterol adalah zat lilin alami dari tumbuhan yang berfungsi menghambat penyerapan kolesterol di usus.
Sumber fitosterol:
3. Protein kedelai
Makanan berbahan kedelai dapat membantu sedikit menurunkan LDL sekaligus menjadi sumber protein rendah lemak.
Contoh makanan kedelai yang baik:
4. Bawang putih
Walau efeknya dalam menurunkan kolesterol masih diperdebatkan, bawang putih dipercaya memiliki manfaat kesehatan lain, antara lain:
Bawang putih bisa dikonsumsi langsung melalui makanan atau dalam bentuk suplemen.
5. Jahe
Penelitian menunjukkan jahe dapat:
6. Biji rami (Flaxseed)
Flaxseed kaya akan asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk:
https://www.kompas.com/food/read/2026/03/30/173100775/6-makanan-penurun-kolesterol-mudah-ditemukan-di-indonesia