KOMPAS.com - Perayaan Idul Fitri di berbagai belahan dunia tidak hanya identik dengan tradisi silaturahmi, tetapi juga kekayaan kuliner khas yang mencerminkan budaya lokal masing-masing.
Dilansir dari The Takeout, setiap negara memiliki hidangan Lebaran dengan cita rasa, bahan, dan sejarah yang berbeda-beda.
Baca juga: 7 Rekomendasi Kuliner Khas Jogja Selain Bakpia yang Bisa Dijadikan Oleh-oleh
Berikut daftar hidangan khas Lebaran dari berbagai negara:
ilustrasi ketupatDi Indonesia, Lebaran identik dengan ketupat yang disajikan bersama opor ayam, rendang, atau sambal goreng.
Ketupat yang terbuat dari beras dalam anyaman daun kelapa memiliki makna simbolis sebagai lambang kesucian dan kebersamaan setelah menjalani bulan Ramadan.
Baca juga: Resep Ginger Shot untuk Diet, Racikan 3 Bahan untuk Bakar Lemak
Sejarah dan makna lebaran ketupat.Tradisi kuliner di Malaysia dan Singapura tidak jauh berbeda dengan Indonesia.
Ketupat juga menjadi menu utama, biasanya disantap dengan rendang, sate, serta berbagai hidangan khas Melayu lainnya yang kaya rempah.
Baca juga: 5 Oleh-oleh Khas Lamongan lengkap dengan Rekomendasi Tempat Belanjanya
ilustrasi maamoul. Di kawasan Timur Tengah, salah satu hidangan khas Lebaran adalah maamoul, yaitu kue kering berisi kurma, kacang, atau pistachio.
Kue ini sering disajikan kepada tamu sebagai simbol keramahan dan perayaan.
Baca juga: 5 Cara Simpan Kue Kering Lebaran agar Tetap Renyah dan Tahan Lama
Ilustrasi Sheer Kurma, dessert Mughlai yang dibuat dari bihun direbus dengan susu, kurma, dan buah kering?Masyarakat di India dan Pakistan merayakan Lebaran dengan hidangan manis seperti sheer khurma, yaitu sajian berbahan susu, bihun, kurma, dan kacang-kacangan.
Hidangan ini biasanya disajikan hangat sebagai menu pembuka saat hari raya.
Baca juga: 5 Resep Menu Diet Rendah Kolesterol, Rasa Enak dan Aman Bagi Tubuh
Ilustrasi baklavaDi Turki, Idul Fitri bahkan dikenal sebagai “Festival Gula” karena banyaknya sajian manisan seperti baklava dan lokum (Turkish delight).
Makanan manis ini menjadi suguhan utama untuk tamu yang datang bersilaturahmi.
Samosa, masakan khas India yang sering dijadikan santapan untuk berbuka puasa.Di Somalia, masyarakat menikmati hidangan seperti sambuusa, camilan gurih mirip samosa yang berisi daging atau sayuran.
Selain itu, berbagai hidangan berbahan daging juga menjadi bagian penting dalam perayaan Lebaran.
Menurut laporan tersebut, makanan Lebaran tidak hanya berfungsi sebagai santapan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, serta identitas budaya di masing-masing negara.
Keberagaman kuliner ini menunjukkan bahwa meski Idul Fitri dirayakan secara global, setiap negara memiliki cara unik dalam merayakannya, terutama melalui hidangan khas yang disajikan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang