Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jasa Marga Gunakan Teknologi ITS Pantau Arus Lalu Lintas

Kompas.com, 4 April 2024, 21:16 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan komitmennya dalam
mendukung penyelenggaraan mudik yang lancar, aman dan nyaman.

Salah satunya dengan mengembangkan Intelligent Transportation System (ITS) melalui super-app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID).

Teknologi baru ini akan digunakan oleh petugas Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) untuk memantau arus lalu lintas terkini.

Selain itu, teknologi ini juga berguna dalam pengelolaan pelayanan jalan tol yang terintegrasi sekaligus menjadi sumber pusat informasi lalu lintas.

Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti menuturkan, istimewanya teknologi ini tak hanya bisa diakses oleh para petugas Jasa Marga namun juga oleh pengguna jalan tol.

Baca juga: Dukung Kelancaran Mudik, Jasa Marga Hapus Masa Kedaluwarsa E-toll

“Informasi rekayasa lalu lintas dan kondisi lalu lintas terkini di Jalan Tol Jasa Marga Group  juga dapat diakses langsung oleh pengguna jalan sehingga membantu mereka dalam merencanakan perjalanan,” ungkap Fitri dalam rilis resminya.

Pengguna jalan dapat mengakses informasi tersebut melalui aplikasi Travoy yang memiliki fitur CCTV Real Time, Tarif Tol, Cetak Struk Digital, Travoy Journey hingga event lalu lintas yang dilengkapi dengan push notification.

Peningkatan layanan teknologi yang digunakan dapat menghasilkan data dan informasi yang kemudian dianalisis oleh sejumlah expert talent di Jasa Marga.


Data ini dimanfaatkan secara optimal oleh para stakeholder selaku pengambil keputusan terutama dalam melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengoptimalkan kapasitas jalan tol.

Sementara untuk memantau volume lalu lintas serta kapasitas maksimal yang dapat ditampung oleh jalan tol, Jasa Marga menggunakan teknologi traffic counting berbasis microwave dan CCTV analytic berbasis artificial intelligence (AI).

Jasa Marga juga memasang 159 unit traffic counting di Jabodetabek, Transjawa serta rest area untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas.

Selain itu, Jasa Marga juga telah menambah titik pemantauan kecepatan berbasis satelit pada jalur arteri Jakarta-Malang dan Bali sejumlah 195 titik sebagai pertimbangan kebijakan rekayasa lalu lintas.

Baca juga: Astra Infra Terapkan Inovasi Digital Dukung Kelancaran Mudik 2024

Sedangkan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga juga telah mengoperasikan Lane Control Signal (LCS) sebanyak 5 titik untuk pengaturan lajur contraflow dalam mengoptimalkan okupansi lajur.

“Selama periode pelayanan arus mudik dan balik Lebaran, layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 14080 dapat digunakan untuk melayani seluruh ruas jalan tol di Indonesia khususnya dalam penanganan keluhan maupun kondisi darurat di jalan tol,” tandas Fitri.

Apresiasi Bagi JMTC

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo bersama para pimpinan redaksi media diketahui berkunjung ke kantor JMTC pada Kamis (4/4/2024).

Dalam tinjauannya, Wamen menjelaskan, dengan adanya JMTC tentunya akan mempermudah dalam memprediksi arus lalu lintas.

Selain itu, hasilnya dapat menjadi acuan para stakeholder dalam menentukan kapan harus melakukan rekayasa lalu lintas pada periode arus mudik dan balik tahun ini.

“Jasa Marga dan Korlantas Polri berharap bisa melakukan mitigasi dan evaluasi yang tepat. Dengan prediksi dan akurasi data pada arus mudik tahun ini, maka kita harapkan ke depannya tidak ada kendala sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan lancar, aman, dan nyaman," tegas Tiko, panggilan akrab Wamen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau