JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap mengunjungi mal, Anda pasti mendapati keberadaan foodcourt atau pujasera yang terletak di lantai paling atas.
Pengunjung pun mafhum jika lantai atas merupakan tempat mengisi perut usai berkeliling mal.
Untuk itu, tata letaknya ini bisa dikatakan memang disengaja.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya menjelaskan, konsep utama mal adalah menaruh anchor tenant (penyewa besar) di lokasi-lokasi yang kurang strategis.
"Fungsinya menjadi daya tarik orang ke lokasi tersebut, termasuk foodcourt yang merupakan kebutuhan pengunjung mal," kata Bambang, kepada Kompas.com.
Baca juga: 5 Mal Terbesar di Dunia, Adakah dari Jakarta?
Maka dari itu, pujasera diletakkan di lantai paling atas karena orang akan mencari lokasinya.
Dengan begitu, diharapkan trafik pengunjung saat naik ke lantai atas akan melihat toko-toko lain. Sehingga, keramaian bisa merata sampai dengan di lantai atas.
Namun demikian, ada beberapa alasan penempatan foodcourt di lantai atas mal seperti dilansir dari Marketing Mind, Senin (24/11/2025), berikut ini:
Foodcourt biasanya sangat besar, dengan banyak area tempat duduk dan berbagai gerai makanan.
Karena ukurannya besar dan membutuhkan banyak ruang, masuk akal untuk menempatkannya di lantai paling atas, terpisah dari toko-toko lainnya.
Dengan banyak gerai makanan, food court butuh ruang yang cukup dan ventilasi yang baik agar bisa beroperasi dengan nyaman.
Baca juga: 5 Mal Terbesar di Indonesia, Pakuwon Surabaya Juaranya
Menempatkannya di lantai atas tentu membantu menghindari ketidaknyamanan bagi pelanggan, baik dari sisi ruang maupun pergerakan.
Secara perilaku, aroma makanan yang menggoda bisa sangat menarik perhatian.
Jika food court diletakkan di lantai dasar, aroma makanan bisa mengalihkan perhatian orang terlalu awal sehingga mereka mungkin tidak menjelajahi sisa mal.
Dengan menempatkannya di atas, pelanggan lebih dahulu berjalan melewati toko-toko lain sebelum akhirnya menuju food court.
Food court dianggap sebagai tempat di mana orang bisa menghabiskan waktu. Karena itu, mall menempatkannya di atas dengan sengaja agar perjalanan pengunjung ke food court melewati lantai-lantai bawah.
Baca juga: Meski Pengunjung Mal Anjlok, tapi Merek Global Justru Makin Marak
Ini mendorong pengunjung untuk mengeksplor toko-toko di lantai bawah dan bisa membuat mereka membeli sesuatu meskipun awalnya tidak berniat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang