Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Besar, Bisa Jadi Referensi UTBK SNBT 2026

Kompas.com, 19 Februari 2026, 12:35 WIB
Serafica Gischa

Editor

KOMPAS.com - Memilih jurusan saat mendaftar UTBK SNBT 2026 tidak cukup hanya mengikuti tren atau jurusan favorit. 

Data ketenagakerjaan lulusan justru bisa menjadi pertimbangan penting agar pilihan kuliah relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Rujukan ini mengacu pada data resmi Department for Education (DfE) Inggris melalui publikasi Longitudinal Education Outcomes (LEO) Graduate and Postgraduate Outcomes

Data tersebut menghubungkan catatan pajak riil dengan status pekerjaan lulusan, sehingga memberikan gambaran akurat tentang kondisi kerja lima tahun setelah lulus.

Analisis ini menelusuri lulusan sarjana dan melihat posisi mereka pada tahun pajak 2023. Selain itu, digunakan pula survei HESA yang memotret kondisi 15 bulan setelah lulus.

Karena patokan lima tahun dinilai lebih stabil dalam membaca perkembangan karier, data LEO diberi bobot 70 persen, sementara data HESA 30 persen. 

Baca juga: Menanti Pendaftaran Unhan 2026, Ini Jurusan dan Syarat Masuk yang Perlu Disiapkan

Data dari LEO dan HESA

Tabel Tingkat Pekerjaan Berkelanjutan 5 Tahun Setelah Lulus (Data LEO – DfE)

Data diambil dari publikasi LEO yang melihat kondisi tahun 2022-2023. Data ini menunjukkan lulusan yang bekerja secara berkelanjutan tanpa melanjukan studi:

Rangking Jurusan Tingkat Pekerjaan Berkelanjutan 
1 Ilmu Komputer 82,30%
2 Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik 81,90%
3 Ekonomi 81,30%
4 Pendidikan dan Keguruan 81,20%
5 Manajemen dan Bisnis 80,50%
6 Teknik 80,50%
7 Ilmu Olahraga 80,00%
8 Geografi dan Studi Lingkungan 79,60%
9 Kedokteran dan Kedokteran Gigi 79,10%
10 Ilmu Pertanian dan Pangan  77,80%
11 Ilmu Matematika  77,60%
12 Hukum 77,40&
13 Kesehatan dan Pelayanan Sosial 74,80%
14 Sosiologi dan Antropologi 74,90%
15 Arsitektur dan Perencanaan  74,50%
16 Kedokteran Hewan 70,40% 

Data dari HESA

Rangking Jurusan  Persentase
1 Ilmu Kedokteran Hewan  76,30%
2 Pendidikan dan Pengajaran 67,60%
3 Arsitektur, Bangunan, dan Perencanaan  67,60%
4 Teknik dan Teknologi 67,50%
5 Kedokteran dan Kedokteran Gigi 67%

Baca juga: Sekolah Kedinasan Poltekpin Kemenkum Buka Pendaftaran 2026, Cek Kuota dan Jurusan yang Ditawarkan

Daftar program studi dengan peluang kerja besar 

Berdasarkan gabungan data tersebut, berikut 10 jurusan dengan peluang kerja besar yang dapat menjadi referensi memilih program studi SNBT 2026:

1. Pendidikan dan Keguruan

Jurusan Pendidikan dan Keguruan menempati posisi teratas dalam peringkat gabungan. Tingkat pekerjaan berkelanjutan lima tahun setelah lulus mencapai 81,2 persen.

Dalam 15 bulan pertama setelah kelulusan, angka pekerjaan penuh waktu juga tinggi, yakni 67,6 persen. Jalur profesi guru yang jelas dan terstruktur membuat lulusan relatif cepat terserap ke dunia kerja dan bertahan dalam jangka panjang.

2. Teknik

Bidang Teknik mencatat 80,5 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan dalam lima tahun.

Angka pekerjaan penuh waktu 15 bulan setelah lulus mencapai 67,5 persen. Data ini menunjukkan bahwa lulusan teknik cenderung cepat mendapatkan pekerjaan dan tetap stabil dalam kariernya. Kebutuhan tenaga ahli di sektor konstruksi, manufaktur, energi, hingga teknologi menjadi faktor utama.

3. Manajemen dan Bisnis

Jurusan Manajemen dan Bisnis menunjukkan 80,5 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan lima tahun setelah lulus.

Angka awal 15 bulan setelah lulus mencapai 63,4 persen. Lulusan bidang ini memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat masuk ke sektor keuangan, pemasaran, operasional, hingga sumber daya manusia.

4. Kedokteran dan Kedokteran Gigi

Kedokteran dan Kedokteran Gigi mencatat 79,1 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan lima tahun setelah kelulusan.

Dalam 15 bulan pertama, tingkat pekerjaan penuh waktu mencapai 67 persen. Jalur pendidikan dan pelatihan klinis yang terstruktur membuat hampir seluruh lulusan langsung masuk sistem kerja profesional.

5. Ilmu Komputer

Ilmu Komputer mencatat tingkat pekerjaan berkelanjutan tertinggi dalam data LEO, yakni 82,3 persen.

Meskipun angka pekerjaan 15 bulan pertama sekitar 59,7 persen, data menunjukkan percepatan penyerapan tenaga kerja dalam lima tahun. Permintaan terhadap tenaga ahli teknologi dan digital terus meningkat.

6. Ekonomi

Jurusan Ekonomi mencatat 81,3 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan lima tahun setelah lulus.

Kinerja awalnya juga tergolong baik dalam survei 15 bulan. Lulusan ekonomi banyak terserap di sektor keuangan, kebijakan publik, dan korporasi.

Baca juga: Daftar Universitas di DKI Jakarta dan Banten yang Buka PPG Calon Guru 2025, Cek Jurusan dan Syaratnya!

7. Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik

Bidang Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik menunjukkan 81,9 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan lima tahun setelah lulus.

Angka awal 15 bulan setelah kelulusan tercatat 57,3 persen. Banyak lulusan memulai karier melalui pekerjaan lepas atau proyek sebelum akhirnya masuk pekerjaan tetap dalam jangka menengah.

8. Arsitektur dan Perencanaan Wilayah

Arsitektur dan Perencanaan Wilayah mencatat 74,5 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan dalam lima tahun.

Survei 15 bulan menunjukkan 67,6 persen pekerjaan penuh waktu. Proses pendidikan yang panjang dan tahap sertifikasi membuat awal karier lebih bertahap, tetapi kebutuhan tenaga profesional tetap stabil.

9. Kedokteran Hewan

Jurusan Kedokteran Hewan mencatat 70,4 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan lima tahun setelah lulus.

Dalam 15 bulan pertama, justru menjadi yang tertinggi dengan 76,3 persen pekerjaan penuh waktu. Perbedaan ini terjadi karena sebagian lulusan kemudian berpindah ke pola kerja campuran atau pengembangan profesional lanjutan.

10. Ilmu Matematika

Ilmu Matematika menunjukkan 77,6 persen tingkat pekerjaan berkelanjutan lima tahun setelah lulus.

Sebagian lulusan melanjutkan studi magister sebelum masuk sektor analitik dan teknis. Setelah mapan, peluang kerja di bidang keuangan, data, dan teknologi cukup stabil.

Baca juga: 13 Jurusan UNJ yang Sepi Peminat, Peluang Lolos SNBP 2026 Terbuka Lebar!

Data resmi DfE dan HESA memperlihatkan bahwa jurusan dengan jalur profesi terstruktur dan kebutuhan pasar stabil cenderung memiliki peluang kerja besar dalam lima tahun setelah lulus.

Informasi ini dapat menjadi salah satu acuan saat memilih jurusan untuk UTBK SNBT 2026. Namun keputusan akhir tetap perlu disesuaikan dengan minat, kemampuan, dan rencana karier jangka panjang.

Jika minat dan prospek kerja sejalan, peluang membangun karier yang stabil dan berkelanjutan akan semakin terbuka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
25 Jurusan Sepi Peminat di UGM dan UNY untuk UTBK SNBT 2026, Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa 
25 Jurusan Sepi Peminat di UGM dan UNY untuk UTBK SNBT 2026, Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa 
Skola
15 Jurusan Sepi Peminat di UNAIR untuk Acuan SNBT 2026: Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa
15 Jurusan Sepi Peminat di UNAIR untuk Acuan SNBT 2026: Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa
Skola
35 Contoh Soal TKA Matematika SD Kelas 6 dan Pembahasannya Untuk Latihan 
35 Contoh Soal TKA Matematika SD Kelas 6 dan Pembahasannya Untuk Latihan 
Skola
35 Contoh Soal TKA Matematika SMP dan Pembahasan, Tryout 2026
35 Contoh Soal TKA Matematika SMP dan Pembahasan, Tryout 2026
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 147 Kurikulum Merdeka, Puisi Diafan dan Prismatis
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 147 Kurikulum Merdeka, Puisi Diafan dan Prismatis
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka, Teks “Smong”
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka, Teks “Smong”
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 172 Kurikulum Merdeka, Teks Pidato OSIS
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 172 Kurikulum Merdeka, Teks Pidato OSIS
Skola
Jam Berapa Pengumuman SNBP 2026? Ini Jadwal Resmi, Link Cek Hasil, dan Cara Melihatnya
Jam Berapa Pengumuman SNBP 2026? Ini Jadwal Resmi, Link Cek Hasil, dan Cara Melihatnya
Skola
30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 dan Pembahasan, Latihan Ujian 2026
30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 dan Pembahasan, Latihan Ujian 2026
Skola
40 Soal TKA SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia dan Matematika serta Pembahasan Lengkap untuk Latihan Ujian 2026
40 Soal TKA SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia dan Matematika serta Pembahasan Lengkap untuk Latihan Ujian 2026
Skola
Simulasi TKA SD Kelas 6 dan SMP 2026: Link Resmi Pusmendik dan Cara Aksesnya 
Simulasi TKA SD Kelas 6 dan SMP 2026: Link Resmi Pusmendik dan Cara Aksesnya 
Skola
40 Ucapan Selamat Jumat Agung 2026 Penuh Makna dan Menyentuh Hati
40 Ucapan Selamat Jumat Agung 2026 Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Skola
Kapan Kamis Putih 2026? Ini Makna dan Peristiwa Pentingnya
Kapan Kamis Putih 2026? Ini Makna dan Peristiwa Pentingnya
Skola
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Ini Makna dan Hubungannya dalam Iman Kristiani
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Ini Makna dan Hubungannya dalam Iman Kristiani
Skola
Jumat Agung 2026 Tanggal Berapa? Ini Maknanya 
Jumat Agung 2026 Tanggal Berapa? Ini Maknanya 
Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau