Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Harapan Ketum PBTI Richard Tampubolon Lihat Atlet Taekwondo Indonesia Lolos Olimpiade

KOMPAS.com - Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon mengungkap keinginan melihat atlet Indonesia berlaga di Olimpiade LA 2028.

Harapan ini dilontarkan saat menggelar buka puasa bersama perwakilan Atlet Taekwondo Nasional Indonesia termasuk para Pengurus dan Pelatih dari PBTI, bertempat di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Richard Tampubolon mengingatkan bahwa keberhasilan itu pasti ada proses dan tidak ada keberhasilan tanpa proses. 

Untuk itu, seluruh atlet diminta menjaga diri baik-baik, semua berproses, tetap bekerja keras dan latihan dengan sungguh-sungguh agar meraih prestasi yang gemilang. 

“Para pengurus dan pelatih akan berupaya keras memberi dukungan, baik atlet poomsae beregu putra (poomsae), individual putra putri (Kyorugi) untuk tetap semangat berlatih dan memberikan yang terbaik sehingga mencapai hasil yang maksimal bagi Taekwondo Indonesia,” ujarnya.

Siap Gelar Indonesia Open Championship

Seperti diketahui bahwa Indonesia akan menyelenggarakan event bergengsi se-Asia, Indonesia Open Championship, dengan 15 negara peserta pada Agustus mendatang. 

Di event tersebut, Wakil Sekjen PBTI, Sanim Irene, mendapat kepercayaan terpilih menjadi wasit internasional. Federasi juga telah menggaet pelatih dari luar negeri, yaitu Mr. Evan. 

“Saya minta para atlet tetap fokus pada kejuaraan-kejuaraan yang sudah disiapkan, dan semoga menjadi harapan baru serta pencapaian baru Gold medals di event internasional,” jelas Richard Tampubolon.

Inspirasi Juana Wangsa Putri

Ketum PBTI berharap ada regenerasi sekaligus prestasi tinggi taekwondo seperti 22 tahun sebelumnya yaitu Indonesia bisa mencapai Olimpiade.

Kala itu, atlet taekwondo putri, Juana Wangsa Putri, berangkat mewakili Indonesia dalam dua edisi beruntun, yakni Olimpiade Sydney 2000 dan Olimpiade Athena 2004.

Mengakhiri sambutannya, Ketum PBTI Richard Tampubolon menyampaikan ‎selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026 bagi yang merayakan. 

"Untuk para atlet yang akan pulang kampung, sampaikan salam hormat saya kepada keluarga," tandas Richard Tampubolon. 

https://www.kompas.com/sports/read/2026/03/15/10390688/harapan-ketum-pbti-richard-tampubolon-lihat-atlet-taekwondo-indonesia

Terkini Lainnya

Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com