Penulis
KOMPAS.com - Tanggal 10 Juli diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Energi Global.
Hari Kemerdekaan Energi Global mulai diperingati secara resmi pada 2005.
Melansir laman Days Of The Year, peringatan Hari Kemerdekaan Energi Global dipelopori oleh Michael D. Antonovich.
Michael D. Antonovich adalah tokoh yang dikenal mendorong penggunaan energi terbarukan asal Los Angeles, AS.
Tahun ini, Hari Kemerdekaan Energi Global 2025 jatuh pada hari Kamis, 10 Juli 2025. Bagaimana sejarah Hari Kemerdekaan Energi Global?
Baca juga: Kisah-kisah Menarik dari Kehidupan Nikola Tesla
Tanggal perayaan Hari Kemerdekaan Energi Global dipilih bertepatan dengan ulang tahun Nikola Tesla, yakni tanggal 10 Juli.
Hal ini sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Nikola Tesla dalam dunia kelistrikan dan riset energi terbarukan.
Walau baru diperkenalkan pada awal abad ke-21, gagasan dasar hari ini sebenarnya sudah muncul sejak masa hidup Tesla.
Ia dikenal sebagai penemu yang melampaui zaman karena mencetuskan ide-ide mengenai pemanfaatan sumber energi yang tidak bergantung pada bahan bakar fosil.
Konsep “kemandirian energi” sendiri baru mendapat perhatian luas pada dekade 1970-an. Saat itu, Amerika Serikat tengah menghadapi krisis minyak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Hari Kemerdekaan Energi Global mulai diperingati pertama kali pada 2005.
Tujuan peringatan Hari Kemerdekaan Energi Global adalah mendorong pemikiran baru dalam pemanfaatan energi.
Momen ini menjadi langkah untuk menciptakan sistem energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan faktor efisiensi dan keberlangsungan lingkungan.
Baca juga: Inovasi Teknologi Nikola Tesla yang Belum Berhasil Diciptakan
Nikola Tesla lahir pada 10 Juli 1856 di Smiljan, yang ketika itu masih bagian dari Kekaisaran Austria (kini wilayah Kroasia).
Nikola Tesla tumbuh dalam keluarga yang cukup terbuka terhadap pengetahuan.