KOMPAS.com - Karang gigi adalah salah satu masalah gigi yang terkadang bisa membuat seseorang menjadi tidak percaya diri.
Diketahui, karang gigi terbentuk karena sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, lalu mengeras, sehingga membentuk plak.
Terdapat anggapan bahwa menggunakan bubuk kopi yang mengandung asam, dapat melarutkan karang gigi.
Lantas, benarkah bubuk kopi dapat membantu menghilangkan karang gigi? Simak penjelasan dokter berikut ini.
Baca juga: Apakah BPJS Kesehatan Menanggung Biaya Pengobatan dan Cabut Gigi Bungsu?
Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Giigi Indonesia (PB PDGI) Usman Sumantri menegaskan, bubuk kopi tidak bisa membersihkan karang gigi.
Dia menyampaikan, belum ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa kopi bisa memberikan manfaat terhadap kesehatan gigi.
"Belum ada penelitian itu. Kopi itu sendiri justru bisa menimbulkan stain (noda) pada gigi," ucapnya, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (28/6/2024).
Dihubungi secara terpisah, dokter gigi spesialis orthodontis dari Difa Oral Health Care, Adianti juga menyatakan, kandungan asam dalam kopi tidak bisa karang gigi.
"Belum ada jurnal (memuat penelitian) yang bisa membuktikan kopi bisa memutihkan gigi," jelas dia.
Baca juga: Bukan Sepanjang Bulu Sikat, Ini Takaran Pasta Gigi untuk Cegah Gigi Berlubang
Dokter Usman menjelaskan, penyebab karang gigi berasal dari sisa makanan yang menempel di gigi bercampur dengan keasaman di mulut, yaitu air liur dan membentuk plak. Plak yang dibiarkan selama delapan jam akan mengeras dan membentuk karang gigi.
"Itu kenapa pentingnya sikat gigi yang benar. Sayangnya, banyak masyarakat Indonesia yang sikat gigi dengan cara yang salah," kata Usman.
Menurut Usman, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan menunjukkan, sebanyak 94,7 persen orang Indonesia sudah menyikat gigi, namun persentase yang sudah menyikat gigi dengan benar relatif kecil.
"Dari jumlah tersebut, yang sudah benar cara menyikat giginya hanya 2,8 sampai 5 persen," kata dia.
Usman menganjurkan, waktu ideal sikat gigi yakni setelah makan, tapi baiknya tidak lebih dari delapan jam agar sisa makanan yang tertinggal tidak kadung menjadi plak dan mengeras.
Sikat gigi sebelum tidur juga wajib dilakukan agar bakteri tidak berinteraksi dengan sisa makanan yang menempel pada gigi.
Baca juga: Cabut Gigi Bungsu, ke Dokter Gigi Umum atau Spesialis Bedah Mulut?