KOMPAS.com - Arkeolog menemukan sebuah ruang batu semi-bawah tanah lengkap dengan lantai batu saat menggali sisa-sisa benteng di puncak bukit dari Zaman Besi di Skotlandia.
Penelitian di Benteng Broxy Kennels dekat Perth menunjukkan bahwa situs ini telah digunakan selama berabad-abad.
Diperkirakan sekitar tahun 550 hingga 400 SM, sebelum akhirnya ditinggalkan menjelang kedatangan bangsa Romawi di wilayah tersebut.
Namun, fungsi ruang batu tersebut masih menjadi misteri, bahkan setelah dilakukan analisis mendalam oleh para ahli.
Baca juga: Penemuan Prasasti Yunani-Romawi Berusia 2.000 Tahun di Suriah, Apa Isinya?
Para peneliti menemukan ruang bawah tanah tersebut diperkuat dengan batu yang dikenal sebagai souterrain, yaitu struktur bawah tanah buatan manusia yang terdiri atas serangkaian ruangan dan lorong yang saling terhubung serta memiliki akses ke permukaan.
Struktur ini bukan bagian dari desain asli benteng, namun diyakini memiliki peran penting dalam perkembangan permukiman di sana, dilansir dari Popular Mechanics, Rabu (5/11/2025).
Adapun, penggalian ini dilakukan dalam rangka proyek pembangunan Cross Tay Link Road.
Sebelum konstruksi dimulai, tim peneliti meninjau kondisi tanah dan menemukan foto udara dari tahun 1960-an yang memperlihatkan adanya pola permukiman di lokasi tersebut.
“Tanpa foto udara itu, tak ada yang tahu kalau di sini pernah ada benteng di puncak bukit, karena tak ada jejak di permukaan tanah,” ujar petugas proyek dari Guard Archaeology, Kenny Green.
“Berabad-abad aktivitas membajak telah menghapus semua tanda di permukaan," tambahnya.
Penggalian dimulai pada 2022, melibatkan para ahli dari National Museums Scotland, serta Universitas Glasgow dan Universitas Stirling.
Salah satu temuan paling menarik adalah souterrain berukuran dengan panjang hampir 9 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 1 meter.
Batu-batu besar dari Sungai Tay digunakan untuk memperkuat dinding dan bagian dalam ruang tersebut dilapisi lantai batu yang masih utuh.
Souterrain seperti ini bukan hal asing di Skotlandia. Sebab, sekitar 200 struktur serupa telah ditemukan di berbagai lokasi.
Sebagian besar berasal dari beberapa abad sebelum Masehi hingga dua abad pertama Masehi, periode yang dikenal sebagai ciri khas budaya Zaman Besi Skotlandia.
Baca juga: Misteri Sepatu Kuno Raksasa di Magna, Terlalu Besar untuk Ukuran Prajurit Romawi