CIANJUR, KOMPAS.com - Empat warga Cianjur, Jawa Barat ditemukan tewas diduga setelah mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan.
Sementara itu, satu korban lainnya kini dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur, AKP Tatang Sunarya menyatakan bahwa para korban meninggal dalam kurun dua hari berturut-turut, yakni Rabu dan Kamis lalu, setelah sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Betul, kami mendapatkan informasi demikian, ada empat orang dilaporkan meninggal dunia dan satu dalam keadaan kritis di rumah sakit,” ujar Tatang kepada Kompas.com di Mako Polsek Mande, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Kasus Miras Oplosan Tewaskan 9 Orang di Subang, Miras Disuplai dari Cirebon
Namun demikian, polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan belum dapat memastikan apakah kematian para korban berkaitan dengan konsumsi miras oplosan atau disebabkan faktor lain.
Sebab, menurut Tatang, berdasarkan keterangan keluarga, masing-masing korban meninggal dunia akibat penyakit lambung dan jantung.
“Sementara korban yang kritis, belum dapat diminta keterangan karena kondisinya masih belum stabil. Kami juga masih menunggu hasil diagnosis medis dari pihak rumah sakit,” tuturnya.
Sejauh ini, Tatang menyebut telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat para korban mengonsumsi miras untuk mengumpulkan barang bukti dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi.
“Sudah kami cek ke lokasi di daerah Dangder, Jamali, Mande dan melihat rekaman CCTV di sana. Memang terlihat dalam rekaman, namun tidak ada indikasi mereka sedang mengonsumsi miras. Kendati demikian, kami tetap berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar dia.
Baca juga: Korban Tewas Miras Oplosan di Jepara Bertambah Jadi 7 Orang, 3 Dirawat
Tatang mengatakan bahwa keempat jenazah korban telah dimakamkan oleh keluarga masing-masing dan pihaknya telah mencoba berkoordinasi terkait otopsi jenazah.
“Namun, para pihak keluarga korban tidak bersedia jenazah korban diautopsi,” ujar Tatang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang