Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rosenior dalam Tekanan, Fabregas Kembali Dikaitkan Chelsea

Kompas.com, 24 Maret 2026, 06:56 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Nama Cesc Fabregas kembali dikaitkan dengan Chelsea yang pada laga terakhir kalah telak dari Everton di Liga Inggris.

Performa Chelsea bersama Liam Rosenior belakangan terus jadi pertanyaan, mengingat kekalahan mereka di Liga Champions dan Liga Inggris.

Chelsea disingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan agregat 2-8 di 16 besar Liga Champions dan dibekuk Everton 0-3 dalam laga terkini Liga Inggris.

Performa buruk ini kemudian membuat kursi pelatih di Stamford Bridge mulai kembali panas. Tak ada garansi bagi Liam Rosenior untuk tetap duduk sebagai ahli strategi The Blues pada musim depan.

Dilansir dari Sportsboom, Chelsea masih akan menghadapi beberapa pertandingan penting yang akan menentukan posisi mereka di kompetisi Eropa.

Baca juga: Lesatan Como dari Serie D, Kata Fabregas Sulit untuk Tak Jatuh Cinta

Jalan Terjal Chelsea ke Liga Champions

The Blues diprediksi masih akan melaju lebih jauh di Piala FA, lantaran hanya akan melawan Port Vale di babak perempat final.

Sementara, jadwal Chelsea lebih ketat di Liga Inggris, mengingat mereka akan menghadapi Manchester City dan Manchester United selepas jeda internasional.

Selain itu, ada dua klub lainnya, yaitu Liverpool dan Tottenham Hotspur yang juga akan dihadapi Chelsea di sisa delapan pertandingan Liga Inggris berikutnya.

Kondisi ini berpeluang membuat Chelsea bisa saja kehilangan poin dan kesempatan untuk melaju ke Liga Champions musim 2026-2027 menipis.

Banyak pengmat yang menyebut bahwa Liam Rosenior mesti segera mundur dan memberikan kesempatan untuk pelatih lain menangani Chelsea.

Baca juga: Skor Como 1907 Vs Pisa 5-0, Fabregas: Kemenangan Ini Untuk Michael Bambang Hartono

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.

Fabregas Dikaitkan Lagi dengan Chelsea

Selain itu, Rosenior juga dikabarkan bertikai dengan petinggi Chelsea soal rencana transfer, termasuk rekrutmen pemain baru dan menentukan siapa yang akan bertahan di klub pada bursa transfer musim panas 2026.

Peramu taktik Como 1907, Cesc Fabregas, pun masuk bursa calon pelatih Chelsea untuk musim depan.

Baca juga: Fabregas Kenang Michael Bambang Hartono: Como Kehilangan Sosok Penting

Fabregas kini melesatkan Como yang bertengger di empat besar Liga Italia dan berpotensi menembus Liga Champions musim depan.

Memulai langkah dari Serie D, Como kemudian mampu menantang beberapa klub besar Liga Italia, seperti Inter Milan, AC Milan, dan Napoli.

Tentu saja, tanpa kelolosan ke Liga Champions, Chelsea harus berusaha ekstra keras untuk meyakinkan Fabregas .

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau