Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lesatan Como dari Serie D, Kata Fabregas Sulit untuk Tak Jatuh Cinta

Kompas.com, 23 Maret 2026, 07:59 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Kata Fabregas Como akan membuat orang mudah untuk jatuh cinta. Dalam kurun 7 tahun, Como berubah dari tim Serie D menjadi pemburu tiket Liga Champions.

Pada musim 2018-2019 silam, Como 1907 masih berkutat di Serie D, kasta keempat sepak bola Italia. Lesatan cepat dibuat oleh tim beralias Il Lariani.

Kehadiran Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono pada April 2019 sebagai pemilik, memastikan akselerasi Como.

Dalam waktu dua tahun sejak kepemilikan Hartono bersaudara, Como merangkak naik ke Serie B, kasta kedua sepak bola Italia.

Pada akhir musim 2023-2024, Il Lariani lalu memastikan promosi ke Serie A, puncak piramida sepak bola Negeri Piza. Como mengakhiri penantian 21 tahun untuk kembali ke kasta teratas.

Baca juga: Como Vs Pisa: Penghormatan Cesc Fabregas untuk Michael Bambang Hartono

Como pun menjalani kiprah mereka di kompetisi paling elite Italia dengan memesona. Setelah finis di posisi 10 pada 2024-2025 silam, Il Lariani kini konsisten menantang papan atas.

Raihan kemenangan telak 5-0 atas Pisa pada pekan ke-30 Liga Italia 2025-2026 di Stadion Giuseppe Sinigaglia menegaskan status Como sebagai kekuatan baru Serie A yang harus diperhitungkan.

Gol-gol Assane Diao (7'), Anastasios Douvikas (29'), Martin Baturina (48'), Nico Paz (75'), dan Maxio Perrone (81') mengantar Como menggebuk Pisa pada Minggu (22/3/2026).

“Kami menikmati atmosfer yang indah, para suporter merasa puas. Kami semua ingin lebih, tetapi kami menikmati prosesnya," ujar pelatih Como, Cesc Fabregas usai laga melawan Pisa, dilansir dari Football Italia.

Baca juga: Skor Como 1907 Vs Pisa 5-0, Fabregas: Kemenangan Ini Untuk Michael Bambang Hartono

Como kini jadi penantang serius dalam persaingan meraih tiket ke Liga Champions musim depan via jalur empat besar.

Bek Como, Mergim Vojvoda, merayakan gol pertama timnya bersama pelatih Cesc Fabregas pada laga Serie A Italia antara Juventus dan Como di stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026.AFP/ISABELLA BONOTTO Bek Como, Mergim Vojvoda, merayakan gol pertama timnya bersama pelatih Cesc Fabregas pada laga Serie A Italia antara Juventus dan Como di stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026.

Como Pemburu Tiket Liga Champions

Anak asuh Fabregas kini bertengger di peringkat empat klasemen dengan 57 poin dari 30 pertandingan.

"Enam atau tujuh tahun lalu, kami hanyalah tim provinsi di Serie D, sekarang kami membuat kemajuan nyata."

“Sulit untuk tidak jatuh cinta dengan para pemain muda ini. Kami sedang mencapai apa yang kami targetkan dua tahun lalu."

"Kami tahu ke mana ingin menuju dan bagaimana cara mencapainya, dan itu sangat fundamental bagi saya,” tutur Fabregas.

Persembahan untuk Michael Bambang Hartono

Dalam konferensi pers usai laga Como vs Pisa, Fabregas tak lupa memberikan penghormatan kepada mendiang pemilik klub, Michael Bambang Hartono yang wafat pada Kamis (19/3/2026) silam.

"Kami kehilangan sosok yang sangat penting di klub, tetapi kami ada di sini saat ini juga berkat orang-orang seperti itu yang percaya pada klub dan kota ini," ucap Fabregas.

"Kita tidak boleh melupakannya. Ia harus dikenang dengan penuh cinta, kemenangan ini untuk Michael dan seluruh keluarga Hartono,” kata pelatih asal Spanyol itu dikutip dari Tuttomercatoweb.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau