Penulis
KOMPAS.com – Wali Kota Como, Alessandro Rapinese, menyatakan komitmennya untuk membawa atmosfer Liga Champions ke Stadion Giuseppe Sinigaglia.
Pernyataan tersebut disampaikan Rapinese saat membahas kesiapan stadion milik klub Como 1907 untuk menggelar pertandingan level tertinggi Eropa.
“Semua orang di Como ingin mendengar lagu Liga Champions. Kami akan melakukan segala yang kami bisa agar Sinigaglia bisa menggelar laga penting,” kata Rapinese.
Rapinese mengungkapkan bahwa sejumlah penyesuaian teknis diperlukan agar Stadion Giuseppe Sinigaglia memenuhi regulasi UEFA.
Salah satunya adalah pelebaran lapangan sekitar dua meter serta penyesuaian akses menuju area permainan.
Baca juga: Sisi Lain Kelolosan Como 1907 ke Liga Champions: Masalah Stadion hingga Ancaman FFP
Selain itu, aspek fasilitas media dan area parkir juga menjadi perhatian utama. UEFA mensyaratkan ketersediaan sekitar 150 slot parkir, yang menurut Rapinese dapat diatasi melalui pengaturan kota.
“Kami memahami semua persyaratan, termasuk ruang media dan infrastruktur pendukung. Secara praktis, semua itu bisa diselesaikan,” ujarnya.
Selain penyesuaian jangka pendek, pemerintah kota juga membuka kemungkinan renovasi besar terhadap stadion.
Rapinese menyebut proyek pembangunan ulang stadion menjadi bagian dari rencana jangka panjang, seiring ambisi klub untuk tampil di kompetisi elite Eropa.
Bek Como, Mergim Vojvoda, merayakan gol pertama timnya bersama pelatih Cesc Fabregas pada laga Serie A Italia antara Juventus dan Como di stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026.Ia juga menyinggung kerja sama yang berjalan dengan baik antara pemerintah kota dan manajemen klub, termasuk dengan pemilik Como Keluarga Hartono dan Presiden Mirwan Suwarso.
“Setiap pertemuan berjalan efektif. Saya sangat bersyukur dapat bekerja dengan pihak yang serius, jujur, dan dapat diandalkan,” kata Rapinese.
"Saya tak tahu berapa banyak klub di dunia sepak bola yang mempunyai kualitas-kualitas ini."
Baca juga: Lesatan Como dari Serie D, Kata Fabregas Sulit untuk Tak Jatuh Cinta
Sebagai fasilitas publik yang dikelola bersama pihak swasta, proyek pengembangan stadion juga memerlukan sejumlah izin administratif.
Namun, Rapinese menegaskan bahwa pemerintah kota telah mengantisipasi berbagai kebutuhan perizinan sejak awal.
Beberapa aspek seperti perubahan struktur tribun hingga penyesuaian fasilitas telah dikaji agar sesuai dengan ketentuan otoritas terkait.
“Kami sudah mempersiapkan berbagai kemungkinan. Banyak hal yang tidak menjadi masalah dari sisi teknis maupun administratif,” ujarnya.
Pasukan Cesc Fabregas saat ini tengah bersaing untuk mengamankan posisi di kompetisi Eropa, bersaing dengan sejumlah raksasa Serie A dalam perebutan tiket Liga Champions.
Como kini menduduki peringkat empat di Liga Italia, posisi terakhir ke Liga Champions, dengan mengoleksi 57 poin.
Mereka bersaing dengan Juventus dan Roma yang berada di peringkat kelima dan keenam dengan sama-sama mengoleksi 54 angka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang