Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ole Romeny Bukti Kejelian Taktik John Herdman di Timnas Indonesia

Kompas.com, 28 Maret 2026, 15:46 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Debut pelatih John Herdman bersama timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 bukan hanya dihiasi kemenangan besar.

Lebih dari itu, ada perubahan identitas permainan yang mulai terlihat, terutama dalam cara Timnas Indonesia membangun serangan.

Melawan St. Kitts & Nevis, Timnas Indonesia asuhan John Herdman menang meyakinkan 4-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam.

Dua gol dicetak oleh Beckham Putra. Sebuah torehan Ole Romeny dan Mauro Zijlstra yang memastikan debut John Herdman di Timnas Indonesia berujung kemenangan.

Baca juga: Timnas Indonesia Menang Telak, Erick Thohir: Jangan Rayakan Berlebihan

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, melihat arah permainan Timnas Indonesia mulai terbentuk bersama John Herdman.

“Debut untuk seorang John Herdman, saya rasa apa yang diharapkan sudah terlihat. Intensitas dan pola permainan memang belum sempurna, tapi fondasinya sudah ada,” katanya kepada KOMPAS.com.

Peran Baru Ole Romeny

Salah satu yang menjadi perhatian utamanya adalah perubahan peran Ole Romeny. Jika sebelumnya Ole dikenal sebagai penyerang yang beroperasi di kotak penalti, kini ia bermain lebih ke belakang, menjadi penghubung antarlini.

Perannya terbukti efektif. Pemain Oxford United itu bukan hanya mencetak satu gol, tetapi juga menyumbang dua assist yang berujung gol untuk Beckham Putra.

Baca juga: Dominan Tanpa Tekanan, Aji Santoso Sebut Timnas Indonesia Belum Teruji

"Kita bisa melihat persis bagaimana John Herdman mampu menunjukkan kejeliannya dalam memanfaatkan peran seorang Ole Romeny, dia banyak terlibat dalam menjemput bola ke area belakang," ujar Rizal Pahlevi.

"Assist-assist-nya juga sangat brilian, mampu membaca pergerakan rekannya dan mampu memberikan awareness (kesadaran) akan ruang kosong untuk bisa mendapatkan bola," imbuhnya.

Kehadiran Ole Romeny mampu menjawab kekhawatiran atas absennya sosok kreatif di lini tengah, salah satunya Thom Haye.

"Terlebih menit bermainnya dengan klub tidak terlalu mentereng dan tidak maksimal performanya, tapi bersama timnas dia menunjukkan sebagai bomber yang begitu berbahaya, 1 gol dan 2 assist," katanya lagi.

Pemain timnas Indonesia Ramadhan Sananta berebut bola dengan pemain Saint Kitts and Nevis Mervin Lewis saat laga pertandingan FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Pemain timnas Indonesia Ramadhan Sananta berebut bola dengan pemain Saint Kitts and Nevis Mervin Lewis saat laga pertandingan FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Lini Depan Tajam, Masalah Nomor 9 Belum Tuntas

Meski lini depan tampil produktif dengan mencetak empat gol ke gawang St. Kitts & Nevis, masih ada catatan penting.

Sebab Ramadhan Sananta yang diturunkan sejak awal dinilai belum optimal dalam memaksimalkan peluang.

Ia mendapat waktu bermain selama 70 menit, tetapi belum mampu mengonversi peluang menjadi gol.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau