KOMPAS.com - Tottenham Hotspur ditolak oleh salah satu kandidat pelatih, yaitu Adi Huetter selepas hengkangnya Igor Tudor dari kursi pelatih.
Kabar mengejutkan hadir dari Tottenham Hotspur dengan mundurnya Igor Tudor dari kursi pelatih selepas tujuh pertandingan menangani tim.
Tudor hanya mendapatkan satu poin dari lima kali menangani Tottenham Hotspur di Liga Inggris dan tersingkir oleh Atletico Madrid di 16 besar Liga Champions.
Era Tudor pun membuat Tottenham Hotspur hanya berjarak satu poin dari zona degradasi dengan sisa tujuh pertandingan Liga Inggris yang belum dimainkan.
Dua pelatih, Sean Dyche dan Roberto De Zerbi, menjadi favorit untuk menangani tim yang bermarkas di Tottenham Hotspur Stadium.
Baca juga: Tottenham Hotspur Resmi Berpisah dengan Igor Tudor Usai Pimpin 7 Laga
Sementara, Chris Hughton, Tim Sherwood, dan mantan bek Tottenham Hotspur, Ben Davies disebut berpeluang mengisi posisi pelatih untuk sementara, seperti dilansir dari Telegraph.
Namun, satu kandidat pelatih Tottenham Hotspur, Adi Huetter justru memberikan ungkapan penolakan di publik.
Meskipun menganggur usai dipecat dari Monaco pada Oktober 2025, Adi Huetter dikabarkan tidak bersedia menangani Tottenham Hotspur, seperti dilansir dari Sky Sports.
"Dalam beberapa hari dan minggu terakhir, saya semakin sering dikaitkan dengan berbagai klub," ujar Huetter.
"Namun, seperti yang sudah saya nyatakan segera setelah masa jabatan saya di Monaco, saya lebih memilih untuk tidak bekerja sebagai pelatih kepala lagi setidaknya sampai awal musim baru."
Baca juga: Ange Postecoglou: Tottenham Hotspur Bukanlah Klub Besar
"Posisi saya mengenai hal ini tidak berubah sejak saat itu," imbuhnya.
Setelah Adi Huetter menolak, maka Tottenham Hotspur pun hanya memiliki beberapa kandidat tersisa.
Sean Dyche yang dipecat oleh Nottingham Forest dan digantikan Vitor Pereira dikabarkan bersiap untuk menduduki kursi pelatih Tottenham Hotspur. Namun, Sean Dyche pun tidak memberikan jawaban pasti.
Striker Tottenham Hotspur, Randal Kolo Muani, mencetak gol pertama timnya pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 18 Maret 2026.Di sisi lain, pelatih legendaris Tottenham Hotspur, Harry Redknapp justru memberikan lampu hijau bahwa dirinya siap kembali turun gunung.
Baca juga: Thomas Frank Dipecat Tottenham Hotspur Usai Rentetan Hasil Buruk
Dalam acara Cheltenham Festival, Redknapp membuka diri soal kemungkinan kembali ke Tottenham Hotspur sebagai pelatih.
"Mereka tahu di mana saya berada jika mereka membutuhkan saya," ujarnya.
"Mereka membutuhkan seseorang untuk masuk ke sana dan memberi mereka semangat, dan membuat mereka percaya pada diri mereka sendiri.
"Mereka benar-benar dalam masalah, saya harus jujur," imbuh Redknapp.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang