JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana memaparkan bahwa data penggunaan angkutan umum selama momen arus mudik dan balik Lebaran 2026 meningkat, termasuk pesawat dan private jet.
"Jumlah penerbangan mengalami kenaikan termasuk private jet bertambah untuk tahun Lebaran ini," kata Suntana di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (1/3/2026).
Baca juga: Arus Balik Belum Usai: MBZ Padat Pada H+9 Lebaran, Pola Mudik 2026 Berubah
Dari pemaparannya di KSP, Suntana mengatakan jumlah penumpang angkutan umum di masa Lebatan tahun ini juga meningkat dari tahun sebelumnya.
"Jumlah penumpang angkutan umum pada masa Lebaran tahun ini berjumlah 23,54 juta orang. Ini mengalami kenaikan," kata Suntana.
Dari data Kemenhub, moda angkutan jalan mengalami kenaikan sebesar 11,6 persen. Dari yang tadinya 3,49 juta di 2025 menjadi 3,89 juta di 2026.
Baca juga: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Paling Tinggi Sepanjang Masa
Di moda angkutan laut mengalami kenaikan sebesar 9,86 persen dengan rincian 1,84 juta tahun 2025 menjadi 2,02 juta tahun 2026.
Sektor angkutan udara naik 6,97 persen. Pada 2025, ada 4,47 juta penumpang dan meningkat jadi 4,77 juta tahun ini.
"Moda angkutan udara mengalami kenaikan sebesar 6,97 persen. Kami laporkan Pak KSP dan rekan-rekan media terjadi kenaikan memang kebutuhan pesawat dan pesawat privat jet untuk kebutuhan silaturahmi juga cukup tinggi," ucapnya.
Baca juga: Perjalanan Mudik Turun, Penumpang Naik: Sinyal Baru Pola Perjalanan Lebaran 2026
Kemudian, moda angkutan kereta api juga meningkat 10 persen dari 6,64 juta di 2025 menjadi 7,31 juta di 2026.
Begitu juga dengan transportasi laut yang meningkat tinggi sebesar 15,36 persen. Tahun lalu hanya 4,79 juta penumpang menjadi 5,52 juta tahun 2026.
"Dan moda penyebrangan yang kami sangat luar biasa surprise itu naik sampai 15 persen," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang