Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Dipakai Mudik, Jangan Lupa Cuci Mobil

Kompas.com, 16 April 2024, 17:22 WIB
Ruly Kurniawan,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi yang melakukan perjalanan ke kampung halaman selama libur Lebaran 2024 menggunakan mobil pribadi, disarankan untuk langsung membersihkannya.

Hal ini sebagai upaya memastikan mobil selalu tampil optimal, khususnya pada bagian eksterior dan komponen seperti karet.

Dikatakan Asst to Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hariadi, mencuci mobil bisa dilakukan melalui banyak cara. Paling mudah dilakukan di rumah.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas, Benarkah Kebocoran AC Mobil Bisa Sebabkan Kematian?

Ilustrasi mencuci mobilDoc Suzuki Ilustrasi mencuci mobil

“Mencuci mobil sendiri di rumah memiliki manfaat lain seperti perlindungan mobil dari debu yang menimbulkan baret, sampai menjaga pandangan tetap jelas saat berkendara," kata dia kepada Kompas.com belum lama ini.

Agar mencuci secara mandiri bisa dilakukan dengan tepat, Hariadi menjelaskan ada beberapa anjuran yang disarankan. Pertama, lakukanlah pencucian dari bagian terkotor lebih dahulu seperti ban dan pelek.

Pada bagian ini, pemilik mobil dapat menggunakan tire cleaner atau cairan khusus yang memang diperuntukan membersihkan ban dan pelek.

Lalu untuk memudahkan dan memastikan kotoran dapat terangkat, pemilik mobil dapat menggunakan sikat khusus.

"Apabila pemilik mobil menggunakan shampoo mobil, pastikan air dan busa yang telah dipakai untuk ban dan pelek sebaiknya diganti atau tidak dipakai kembali untuk area kaca dan bodi mobil," kata Hariadi.

Baca juga: One Way Semarang-Cikampek Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal

Ilustrasi mencuci mobil, usaha cuci kendaraan. SHUTTERSTOCK/NEJRON PHOTO Ilustrasi mencuci mobil, usaha cuci kendaraan.

Kemudian, basahi seluruh mobil dengan air besih yang mengalir untuk menghilangkan kotoran-kotoran terlebih dahulu sebelum diberi shampoo.

Cara menyemprotkan air yang baik dengan posisi menyamping dan menghindari semprotan langsung ke area yang memiliki lubang terbuka seperti gril atau lubang di bumper, terutama bagi pemilik kendaraan yang menggunakan air bertekanan tinggi.

"Ketika memulai mencuci mobil, pastikan menggunakan air, shampoo dan spons atau kain microfiber yang berbeda dari bekas mencuci ban dan pelek. Setelah itu, mulailah dari bagian paling atas atau yang paling bersih," katanya.

Lakukan hal serupa pada bagian kaca spion dan jendela. Lalu beranjak ke bodi mobil dari depan hingga belakang secara perlahan dengan gerakan atas ke bawah.

Pastikan untuk mencuci lampu mobil yang berada di bagian depan maupun belakang mobil. Hindari penggunaan peralatan mencuci berbahan kasar agar tidak menimbulkan goresan pada bodi mobil.

Baca juga: Penjelasan Mengapa Hewan Dilarang Naik Bus AKAP

Ilustrasi cuci mobilSIS Ilustrasi cuci mobil

Pemilik dapat memanfaatkan kuas untuk membersihkan bagian yang permukaannya sempit atau memiliki banyak lekukan.

"Busa dari shampoo yang masih menempel di mobil perlu dibilas secara keseluruhan dengan air bersih hingga tidak tersisa," kata Hariadi.

"Untuk menuntaskan cuci mobil di bagian eksterior, pemilik kendaraan dapat mengeringkan bodi mobil dengan kain microfiber yang lembut karena kain ini memiliki daya serap yang baik dan tidak meninggalkan goresan," tambahnya.

Lakukan pengeringan secara sempurna terutama pada bagian yang rentan muncul water spot seperti kaca depan, kaca jendela dan lampu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau