JAKARTA, KOMPAS.com - Hari pertama tes pramusim MotoGP 2025 di Sepang, Malaysia, diwarnai sejumlah insiden kecelakaan yang cukup mencengangkan. Bahkan sampai membuat Jorge Martin cedera pada bagian tulang tangan dan kakinya.
Menurut Alex Rins dari tim Monster Energy Yamaha, penyebab utama kejadian terkait karena angin kencang. Ia menutup hari pertama dengan posisi ke-14 meskipun sebelumnya telah mengikuti tes Shakedown di akhir pekan.
“Sejujurnya, hari ini anginnya kencang dan sedikit mengubah rencana. Di Shakedown kami dapat menguji banyak hal, beberapa item baru seperti sasis walaupun hasilnya tak terlalu bagus," kata dia, dikutip dari Crash, Kamis (6/2/2025).
Baca juga: Jorge Martin Cedera Patah Tulang Tangan dan Kaki
This was @88jorgemartin's awful highside in his first hours with the number 1 plate ????
He's at the hospital undergoing tests due to left foot and right hand pain. Updates will follow and in the meantime, we're sending our best wishes to the World Champ ????#MotoGP pic.twitter.com/2UQtHKOq1w
— MotoGP™???? (@MotoGP) February 5, 2025
"Jadi hari ini kami berencana untuk menguji sasis baru, memodifikasinya sedikit serta memasangkan sayap atas baru pada fairing. Tetapi kami tidak bisa karena angin ini," lanjut Rins.
Rins menjelaskan bahwa angin menjadi masalah terutama di beberapa tikungan seperti tikungan 4, 5, 9, 11, dan 13.
Salah satu insiden yang terjadi di tikungan 13 melibatkan pebalap Pedro Acosta yang terjatuh, tetapi Rins tidak bisa memastikan apakah itu akibat angin atau faktor lain.
Angin yang kencang juga memaksa Rins dan tim Yamaha untuk mengubah rencana uji coba mereka.
"Kami mencoba beberapa varian ban Michelin, termasuk dua jenis ban pengembangan yang mungkin akan digunakan pada 2026," jelasnya.
Rekan setimnya, Fabio Quartararo, memiliki pandangan yang berbeda. Meski merasa sedikit terganggu angin di beberapa tikungan, ia merasa cukup baik dengan hasil yang ia capai.
Baca juga: Pengusaha Menanti Kepastian Subsidi Motor Listrik
Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Jepang 2024"Ada sekitar lima tikungan yang cukup terpengaruh angin, tetapi saya merasa positif karena waktu putaran saya lebih baik dibandingkan saat kualifikasi di Malaysia tahun lalu," ungkapnya.
Ia mencatatkan waktu 1:57.555, sedikit lebih cepat dari 1:57.592 yang ia capai pada Q2 GP Malaysia 2024.
"Kami lebih banyak bereksperimen daripada berfokus pada waktu putaran, tetapi hasilnya cukup menggembirakan," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang