Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alex Rins Sebut Alasan Banyak Pebalap Crash Saat Tes Pramusim

Kompas.com, 6 Februari 2025, 11:42 WIB
Ruly Kurniawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

Sumber Crash

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari pertama tes pramusim MotoGP 2025 di Sepang, Malaysia, diwarnai sejumlah insiden kecelakaan yang cukup mencengangkan. Bahkan sampai membuat Jorge Martin cedera pada bagian tulang tangan dan kakinya.

Menurut Alex Rins dari tim Monster Energy Yamaha, penyebab utama kejadian terkait karena angin kencang. Ia menutup hari pertama dengan posisi ke-14 meskipun sebelumnya telah mengikuti tes Shakedown di akhir pekan.

“Sejujurnya, hari ini anginnya kencang dan sedikit mengubah rencana. Di Shakedown kami dapat menguji banyak hal, beberapa item baru seperti sasis walaupun hasilnya tak terlalu bagus," kata dia, dikutip dari Crash, Kamis (6/2/2025).

Baca juga: Jorge Martin Cedera Patah Tulang Tangan dan Kaki

"Jadi hari ini kami berencana untuk menguji sasis baru, memodifikasinya sedikit serta memasangkan sayap atas baru pada fairing. Tetapi kami tidak bisa karena angin ini," lanjut Rins.

Rins menjelaskan bahwa angin menjadi masalah terutama di beberapa tikungan seperti tikungan 4, 5, 9, 11, dan 13.

Salah satu insiden yang terjadi di tikungan 13 melibatkan pebalap Pedro Acosta yang terjatuh, tetapi Rins tidak bisa memastikan apakah itu akibat angin atau faktor lain.

Angin yang kencang juga memaksa Rins dan tim Yamaha untuk mengubah rencana uji coba mereka.

"Kami mencoba beberapa varian ban Michelin, termasuk dua jenis ban pengembangan yang mungkin akan digunakan pada 2026," jelasnya.

Rekan setimnya, Fabio Quartararo, memiliki pandangan yang berbeda. Meski merasa sedikit terganggu angin di beberapa tikungan, ia merasa cukup baik dengan hasil yang ia capai.

Baca juga: Pengusaha Menanti Kepastian Subsidi Motor Listrik

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Jepang 2024TINO MARTINO Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Jepang 2024

"Ada sekitar lima tikungan yang cukup terpengaruh angin, tetapi saya merasa positif karena waktu putaran saya lebih baik dibandingkan saat kualifikasi di Malaysia tahun lalu," ungkapnya.

Ia mencatatkan waktu 1:57.555, sedikit lebih cepat dari 1:57.592 yang ia capai pada Q2 GP Malaysia 2024.

"Kami lebih banyak bereksperimen daripada berfokus pada waktu putaran, tetapi hasilnya cukup menggembirakan," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau