Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alex Rins Desak Yamaha Selidiki Masalah di MotoGP Inggris 2025

Kompas.com, 27 Mei 2025, 07:42 WIB
Gilang Satria,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

Sumber Crash.net

JAKARTA, KOMPAS.com – Fakta baru terungkap, Alex Rins mengungkapkan bahwa dirinya mengalami masalah teknis yang sama dengan Fabio Quartararo saat MotoGP Inggris 2025, Minggu (25/5/2025).

Masalah tersebut terjadi pada sistem pengatur ketinggian motor atau ride-height device.

Baca juga: Chery Tiggo 8 CSH Meluncur di Bandung, Harga Rp 501 Juta

Perangkat itu gagal berfungsi dengan baik dan membuat bagian belakang motor tidak kembali ke posisi semula.

Fabio Quartararo dan Alex RinsGIGI SOLDANO Fabio Quartararo dan Alex Rins

Seperti diketahui, masalah itu terjadi pada Quartararo di lap ke-12 yang membuatnya gagal finis.

Adapun Rins mengaku mengalami gangguan serupa, namun baru terjadi pada lap terakhir. "Saya mengalami masalah yang sama seperti Fabio. Perangkat saya rusak di lap terakhir," kata Rins yang akhirnya finis di posisi ke-15, dikutip dari Crash, Selasa (27/5/2025).

"Sejak pertengahan hingga akhir balapan, khususnya di Tikungan 15, saya mulai kesulitan. Saya harus menekan rem depan dengan keras untuk menonaktifkan sistem itu," katanya.

Rins menambahkan, apa yang dialaminya tentu sangat berbeda dibanding Quartararo yang sedang berada di posisi terdepan dan berpeluang besar menang. "Untung saja kerusakan itu baru terjadi di lap terakhir," kata Rins.

Baca juga: Modifikasi Bus dan Truk, Jadi Tanggung Jawab Pemilik dan Sopir

Fabio Quartararo (Yamaha) tertunduk lesu setelah motornya mengalami malfungsi teknik pada balapan MotoGP Inggris 2025, Minggu (25/5).TANGKAPAN LAYAR Fabio Quartararo (Yamaha) tertunduk lesu setelah motornya mengalami malfungsi teknik pada balapan MotoGP Inggris 2025, Minggu (25/5).

"Saya mengalami gangguan ini di tiga tikungan terakhir dan kehilangan posisi dari Raul Fernandez dan Binder. Tapi Fabio kehilangan kemenangan yang sudah hampir di tangan," ungkapnya.

Rins mendesak Yamaha untuk menyelidiki penyebab kerusakan tersebut, mengingat kedua motor tim mengalami masalah yang identik dalam balapan yang sama. "Yamaha perlu melakukan pengecekan. Dua motor, satu balapan, dan perangkat belakang rusak. Sangat aneh," ujar Rins.

Pebalap asal Spanyol itu menyatakan bahwa ini bukan pertama kalinya perangkat tersebut bermasalah, namun baru kali ini muncul lagi pada musim 2025.

Baca juga: Berbagai Penyebab Kecelakaan Angkutan Barang, Eror dan Pelanggaran

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Perancis 2025GIGI SOLDANO Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Perancis 2025

Rins memastikan tidak ada perubahan teknis pada sistem ride-height sepanjang akhir pekan.

Ia juga menegaskan bahwa pebalap tidak bisa mengembalikan posisi motor secara manual ketika kerusakan terjadi. "Kalau sistem kehilangan oli, maka motor akan tetap berada dalam posisi rendah," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau