Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Estimasi Biaya Mudik Lebaran Rute Jakarta–Yogyakarta Pakai Veloz Hybrid

Kompas.com, 2 Maret 2026, 11:12 WIB
Ruly Kurniawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mudik Lebaran 2026 menjadi momen bagi banyak keluarga untuk pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi.

Selain faktor kenyamanan dan fleksibilitas, efisiensi biaya perjalanan juga menjadi pertimbangan penting, terutama untuk rute jarak jauh seperti Jakarta menuju Yogyakarta.

Bagi yang mempertimbangkan kendaraan ramah lingkungan dan hemat bahan bakar, Toyota Veloz Hybrid bisa menjadi salah satu pilihan.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Perbaikan Lubang di Jalur Pantura Dikebut

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025KOMPAS.com/OTOMOTIF Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025

Model ini merupakan mobil hybrid terbaru dari Toyota Indonesia dengan harga paling terjangkau di segmennya dan mulai didistribusikan ke konsumen Februari 2026.

Berikut estimasi biaya perjalanan Jakarta–Yogyakarta menggunakan Toyota Veloz Hybrid dengan acuan harga BBM terbaru per 1 Maret 2026.

Tarif Tol

Perkiraan tarif tol kendaraan Golongan I dari Jakarta menuju Yogyakarta adalah sebagai berikut:

  • Jakarta–Cikampek: Rp 21.600
  • Cikopo–Palimanan: Rp 132.000
  • Palimanan–Kanci: Rp 10.800
  • Kanci–Pejagan: Rp 31.500
  • Pejagan–Pemalang: Rp 66.000
  • Pemalang–Batang: Rp 53.000
  • Batang–Semarang: Rp 89.200
  • Semarang Seksi ABC: Rp 4.400
  • Semarang–Solo dan Solo–Yogyakarta: sekitar Rp 134.500

Total estimasi tarif tol Jakarta–Yogyakarta adalah sekitar Rp 543.000.

Baca juga: Hasil MotoGP Thailand 2026; Bezzecchi Juara, Marquez Gagal Finis

Toyota Veloz Hybrid EV Lintas NusaKOMPAS.com/OTOMOTIF Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa

Konsumsi BBM

Toyota mengklaim Veloz Hybrid mampu mencatat konsumsi bahan bakar mencapai 28,9 km per liter dalam penggunaan normal. Efisiensi tersebut telah dibuktikan dalam pengujian perjalanan jarak jauh bertajuk Lintas Nusa.

Berdasarkan pengujian redaksi Kompas.com dengan metode full to full dalam perjalanan jarak jauh, konsumsi riil tercatat sekitar 25 km per liter. Angka ini digunakan sebagai acuan perhitungan agar lebih mendekati kondisi penggunaan nyata.

Jarak tempuh Jakarta–Yogyakarta melalui Tol Trans-Jawa diperkirakan sekitar 578 km, yang terdiri dari Jakarta–Solo sepanjang 538 km dan Solo–Yogyakarta sekitar 40 km.

Dengan mengambil angka efisiensi terendah yaitu sekitar 25 km per liter, maka kebutuhan bahan bakar berada di kisaran 23,1 liter.

Mengacu pada harga Pertamax (RON 92) di wilayah Jabodetabek per 1 Maret 2026 sebesar Rp 12.350 per liter, maka estimasi biaya bahan bakar mencapai sekitar Rp 285.000.

Baca juga: Ingat, Ini yang Harus Dicek Sebelum Pakai Mobil Rental untuk Mudik

Baterai pada Toyota Veloz Hybrid EVKOMPAS.com/Ruly Kurniawan Baterai pada Toyota Veloz Hybrid EV

Total Biaya Perjalanan

Dengan menggabungkan biaya tol dan bahan bakar, estimasi total biaya perjalanan Jakarta–Yogyakarta menggunakan Toyota Veloz Hybrid saat mudik Lebaran 2026 adalah sekitar Rp 828.000

Perlu dicatat, perhitungan ini merupakan estimasi dengan asumsi kondisi lalu lintas relatif lancar dan mayoritas perjalanan melalui jalan tol.

Biaya aktual dapat berbeda tergantung kepadatan arus mudik, gaya berkendara, beban kendaraan, serta kebutuhan tambahan seperti makan, istirahat di rest area, parkir, atau penginapan selama perjalanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau