Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjualan Mobil Februari 2026 Naik 22 Persen

Kompas.com, 10 Maret 2026, 08:22 WIB
Ruly Kurniawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan kendaraan roda empat atau lebih di Indonesia pada awal 2026 masih mempertahankan kinerja positif. Hal ini tercermin dari capaian penjualan pada Februari 2026 yang mengalami peningkatan tajam.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil dari pabrik ke diler atau wholesales pada bulan kedua 2026 tercatat mencapai 81.159 unit.

Secara tahunan (yoy), angka tersebut naik sekitar 12,2 persen dibandingkan Februari 2025. Sementara secara bulanan, kinerja itu juga meningkat sekitar 22,1 persen dibandingkan Januari 2026.

Baca juga: Toyota Buka-bukaan Soal Pikap 4x4 Lokal di Tengah Impor Besar Agrinas

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

Adapun, penjualan dari diler ke konsumen atau retail sales pada Februari 2026 tercatat mencapai 78.219 unit. Angka ini meningkat sekitar 11,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun jika dibandingkan satu bulan sebelumnya, penjualan ritel justru mengalami penurunan sekitar 16,7 persen dibandingkan Januari 2026.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Putu Juli Ardika mengatakan, capaian penjualan pada awal tahun ini menjadi sinyal positif bagi industri otomotif nasional.

Menurut dia, tren tersebut diharapkan dapat terus berlanjut, terutama menjelang momentum peningkatan permintaan kendaraan pada periode hari raya.

“Awal tahun ini cukup menggembirakan. Mudah-mudahan ini menjadi sinyal yang baik, apalagi biasanya menjelang Lebaran permintaan kendaraan juga mulai meningkat,” kata Putu kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Bahaya Mulai Perjalanan Mudik di Malam Hari


Ia menambahkan, industri otomotif juga menargetkan pertumbuhan penjualan pada 2026. Gaikindo memproyeksikan penjualan mobil nasional tahun ini dapat meningkat sekitar 5 persen menjadi 850.000 unit.

Menurut Putu, target tersebut disusun berdasarkan evaluasi kinerja pasar dalam beberapa tahun terakhir, termasuk tren penjualan pada awal tahun yang dinilai cukup menjanjikan.

Secara historis, periode menjelang Lebaran memang kerap menjadi salah satu momentum peningkatan penjualan kendaraan di pasar domestik, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau