Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyusuri Tol Fungsional Prambanan-Purwomartani buat Mudik Lebaran

Kompas.com, 12 Maret 2026, 03:22 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, sejumlah ruas tol baru mulai disiapkan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Tol fungsional Prambanan–Purwomartani, yang akan dioperasikan sementara untuk mendukung mobilitas pemudik di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sebelum resmi difungsionalkan, tim Merapah Trans Jawa 2026 berkesempatan menjajal langsung ruas tol tersebut, mulai dari Gerbang Tol Prambanan hingga Gerbang Tol Purwomartani.

Baca juga: Jadwal One Way dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026, Catat Tanggalnya

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Otomotif (@kompas.otomotif)

Jalur ini menjadi salah satu tambahan penting di koridor tol Solo–Yogyakarta yang diharapkan dapat membantu distribusi arus kendaraan saat masa mudik.

Tol fungsional ini rencananya akan dibuka mulai 16 Maret hingga 29 Maret 2026. Namun pengoperasiannya bersifat terbatas, yakni hanya dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB selama tanggal tersebut.

Walaupun demikian, pengelola jalan tol menyerahkan operasional saat mudik Lebaran kepada diskresi kepolisian.

Baca juga: Fox 350 Jadi Tulang Punggung Penjualan Motor Listrik Polytron

Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026

Selama masa mudik Lebaran, pengguna jalan juga tidak dikenakan tarif alias masih gratis, mengingat konstruksi jalan tol sebenarnya belum sepenuhnya rampung. Meski demikian, kondisi jalannya sudah cukup layak untuk dilalui kendaraan.

Saat memasuki ruas tol fungsional ini dari arah Gerbang Tol Prambanan, pengendara langsung merasakan suasana jalan tol yang masih dalam tahap penyelesaian. Sejumlah fasilitas dasar memang sudah tersedia, namun belum sepenuhnya lengkap.

Misalnya, lampu penerangan jalan yang belum seluruhnya terpasang di sepanjang jalur. Begitu pula marka jalan yang masih belum lengkap di beberapa titik.

Baca juga: Apa Kabar Motor Listrik Gesits, Masih Jualan?

Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026

Rest area permanen dipastikan belum tersedia, namun pengelola kabarnya bakal menyiapkan tempat istirahat sementara dengan SPBU modular dan toilet portabel.

Kecepatan kendaraan yang melintas juga dibatasi cukup rendah. Pengelola tol memberikan rekomendasi kecepatan maksimal 40 kilometer per jam demi menjaga keselamatan pengguna jalan selama masa pengoperasian fungsional.

Pada beberapa segmen, kondisi jalan bahkan masih terlihat belum tersambung secara sempurna. Lapisan permukaan jalan masih berupa pasir yang diperkeras.

Baca juga: Denza B5 PHEV: Diklaim Dapat Respons Positif Sejak Kemunculan Perdana

Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026.

Sementara di sisi jalur masih terlihat alat berat dan peralatan konstruksi yang digunakan untuk menyelesaikan pembangunan tol.

Meski demikian, jalur tersebut tetap dapat dilalui kendaraan dengan cukup nyaman selama pengendara mematuhi batas kecepatan dan tetap berhati-hati.

Yang perlu diperhatikan pemudik, skema lalu lintas di ruas tol ini juga memiliki aturan khusus. Jalur Prambanan–Purwomartani difokuskan untuk kendaraan yang keluar dari Yogyakarta menuju jaringan Tol Trans Jawa.

Baca juga: Sering Dipakai Saat Mudik, Kasur Angin di Mobil Berisiko Fatal

Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ruas tol Purwomartani-Prambanan siap dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026.

Sementara itu, kendaraan dari arah Tol Trans Jawa yang ingin menuju Yogyakarta tetap harus keluar melalui Gerbang Tol Prambanan, bukan Purwomartani.

Dengan skema tersebut, pengelola jalan tol berharap arus kendaraan di sekitar wilayah Prambanan tidak saling berpotongan, sehingga perjalanan pemudik bisa lebih lancar dan aman selama periode Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau