Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Kaget, Ini Alasan Mobil Listrik Tiba-tiba Kurang Tenaga

Kompas.com, 17 Maret 2026, 19:21 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penurunan performa pada mobil listrik kerap membuat pengemudi bertanya-tanya, terutama ketika tenaga terasa tiba-tiba melemah saat digunakan.

Kondisi ini sering disalahartikan sebagai gangguan serius, padahal dalam banyak kasus justru merupakan mekanisme perlindungan yang bekerja secara otomatis di dalam sistem kendaraan.

Menurut Mahindra Gofar, pendiri EVSafe dan dosen di National Battery Research Institute, fenomena ini berkaitan erat dengan cara kerja Battery Management System (BMS) yang bertugas menjaga suhu dan kinerja baterai tetap optimal.

Baca juga: Vespa GTS 150 Berpeluang Pakai Mesin 180 cc

Battery Management System mendeteksi ketika suhu baterai mulai meningkat. Ini bisa terjadi kapan saja, misalnya saat proses pengisian daya atau ketika kendaraan digunakan dengan beban tinggi seperti akselerasi atau melaju kencang,” ujar Gofar saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, saat suhu baterai meningkat akibat permintaan daya besar dari motor listrik, sistem akan secara otomatis melakukan pembatasan.

Geely EX2 Max dipakai dalam perjalanan dari Jakarta ke CibodasKOMPAS.com/FATHAN Geely EX2 Max dipakai dalam perjalanan dari Jakarta ke Cibodas

Mekanisme ini mirip dengan perangkat elektronik seperti ponsel yang menjadi panas saat digunakan intensif, hanya saja pada mobil listrik sistemnya jauh lebih kompleks dan responsif.

“Kalau suhu terus naik, BMS akan memproteksi dengan cara membatasi daya. Bahkan dalam kondisi tertentu, sistem bisa melakukan cut-off sehingga motor listrik tidak bisa menarik tenaga maksimal,” kata dia.

Tak hanya itu, jika suhu motor listrik ikut mengalami overheat, kendaraan biasanya akan masuk ke mode perlindungan yang dikenal sebagai turtle mode. Pada kondisi ini, daya yang disalurkan bisa turun drastis hingga sekitar 10 persen dari kemampuan normal.

“Pengemudi biasanya akan melihat ikon kura-kura di dasbor. Itu tanda bahwa sistem sedang melindungi kendaraan dengan membatasi performa agar komponen tidak rusak,” ucap Gofar.

Baca juga: Pakar Ungkap Berbagai Insiden Kebakaran EV Bukan Berasal dari Baterai

Dengan demikian, penurunan performa pada mobil listrik bukan selalu pertanda kerusakan. Justru, hal tersebut menunjukkan bahwa sistem pengaman bekerja dengan baik untuk menjaga keselamatan sekaligus memperpanjang umur komponen utama kendaraan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau