Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Konsumsi BBM Subaru Forester: Masih Rasional untuk Mesin 2.5 Liter

Kompas.com, 27 Maret 2026, 11:02 WIB
Ruly Kurniawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsumsi bahan bakar menjadi salah satu aspek yang diuji saat menggunakan Subaru Forester di jalur campuran, mencakup kondisi lalu lintas padat perkotaan hingga jalan yang lebih lancar.

Berdasarkan layar MID selama pengujian, konsumsi BBM mobil ini tercatat di angka 11 liter per 100 km. Jika dikonversi, angka tersebut setara dengan sekitar 9,1 km per liter.

Pengujian dilakukan dalam kondisi penggunaan normal tanpa upaya penghematan khusus. Seluruh fitur kendaraan dalam keadaan aktif, termasuk sistem keselamatan dan kenyamanan.

Baca juga: Diskon Tarif Tol Arus Balik, Segini Biaya dari Kalikangkung–Cikampek

Konsumsi BBM Subaru ForesterKOMPAS.com/Ruly Kurniawan Konsumsi BBM Subaru Forester

Mobil juga diisi tiga penumpang dengan bobot rata-rata sekitar 55 kg, sehingga mencerminkan penggunaan harian yang realistis.

Rute yang dilalui tergolong variatif, mulai dari kemacetan khas perkotaan hingga jalan yang lebih mengalir. Kondisi ini membuat mesin dan sistem penggerak bekerja dalam berbagai situasi, termasuk stop and go serta akselerasi ringan hingga menengah.

Salah satu faktor yang turut memengaruhi konsumsi adalah penggunaan sistem Symmetrical All-Wheel Drive (AWD).

Berbeda dengan penggerak dua roda, sistem AWD Subaru bekerja secara konstan menyalurkan tenaga ke keempat roda. Keunggulannya ada pada traksi dan stabilitas yang lebih baik, terutama saat melewati jalan licin atau kondisi permukaan yang tidak ideal.

Namun, karena seluruh roda terus aktif, sistem ini secara alami membutuhkan energi lebih besar dibandingkan mobil penggerak roda depan atau belakang. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa konsumsi BBM Forester berada di kisaran tersebut.

 Baca juga: Ekspor Mobil Indonesia ke Pasar Dunia, Bukti Industri Kian Bernilai Tambah

Subaru ForesterKOMPAS.com/Adityo Subaru Forester

Meski demikian, dalam penggunaan nyata, karakter mesin boxer yang halus serta distribusi tenaga AWD yang stabil justru membuat mobil terasa ringan dikendarai. Efeknya, pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam dalam banyak situasi.

Secara keseluruhan, konsumsi BBM Subaru Forester di angka 11 L/100 km masih tergolong rasional untuk SUV 2.5 liter dengan sistem penggerak AWD penuh.

Angka tersebut seimbang dengan keunggulan yang ditawarkan, terutama dari sisi stabilitas dan rasa aman saat berkendara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau