Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

H+8, Arus Balik Lebaran 2026 dari Tol Trans-Jawa Masih Berlangsung

Kompas.com, 31 Maret 2026, 08:31 WIB
Stanly Ravel

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengklaim arus balik Lebaran dari wilayah Timur Trans-Jawa menuju Jakarta masih tinggi hingga memasuki H+8 (29/3/2026).

Pada periode Hari H hingga H+8 Idulfitri (21–29/3/2026), tercatat sebanyak 618.966 kendaraan melintas menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Jumlah ini meningkat signifikan, 139,08 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 258.897 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan, berdasarkan data lalu lintas periode H-10 hingga H+8 (11–29/3/2026), tercatat sebanyak 795.031 kendaraan dari wilayah Timur Trans-Jawa

Jumlah tersebut meningkat 48,79 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 534.342 kendaraan.

Baca juga: Risiko Ban Kurang Tekanan Udara Saat Perjalanan Jauh

Skema satu arah ini membentang mulai dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di ruas Batang?Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta?Cikampek.JSMR Skema satu arah ini membentang mulai dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di ruas Batang?Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta?Cikampek.

Berdasarkan data shift 1 (30/3/2026), jumlah kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 15.568 unit, naik 84,41 persen. Hal ini menunjukkan arus balik dari Timur Trans-Jawa masih terus berlangsung.

“Selain itu, melalui PT Jasamarga Semarang Batang, JTT masih memberlakukan potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di ruas Tol Batang–Semarang yang berlaku hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan,” ujar Ria, Senin (30/3/2026).

Untuk kendaraan menuju wilayah Timur Trans-Jawa melalui GT Cikampek Utama, tercatat sebanyak 306.434 unit, naik 19,24 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 256.980 kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group:

Jawa Tengah:

a. GT Kalikangkung
Kendaraan meninggalkan Semarang tercatat sebanyak 403.212 kendaraan (naik 190,39 persen). Sementara kendaraan menuju Semarang tercatat 168.628 kendaraan (naik 16,84 persen dari normal 144.323 kendaraan).

Baca juga: Tanda Kampas Rem Sudah Habis dan Harus Diganti

b. GT Banyumanik
Arus menuju Jakarta tercatat 418.517 kendaraan (naik 142,80 persen). Sementara kendaraan arah Solo mencapai 283.989 kendaraan (naik 34,77 persen dari normal 210.725 kendaraan).

Jawa Timur

a. GT Warugunung
Kendaraan menuju Jakarta tercatat 269.340 kendaraan (naik 57,31 persen), sementara arah Surabaya mencapai 301.815 kendaraan (naik 64,28 persen dari normal 183.721 kendaraan).

Cikampek Utama Arus Balik Lebaran 2026Jasa Marga Cikampek Utama Arus Balik Lebaran 2026

b. GT Kejapanan Utama
Sebanyak 340.507 kendaraan menuju Surabaya (naik 48,12 persen dari normal 229.886 kendaraan), dan 313.938 kendaraan menuju Malang (naik 45,33 persen dari normal 216.022 kendaraan).

c. GT Singosari
Kendaraan menuju Surabaya tercatat 190.996 kendaraan (naik 59,56 persen dari normal 119.699 kendaraan), sementara arah Malang mencapai 173.927 kendaraan (naik 39,53 persen dari normal 124.652 kendaraan).

PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans-Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau