BAKAUHENI, KOMPAS.com – Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dipadati ribuan kendaraan pada malam puncak arus balik Lebaran 2026 fase kedua, Sabtu (28/3/2026).
Antrean kendaraan terpantau memenuhi kantong-kantong parkir dermaga menunggu giliran masuk ke kapal.
Kantong parkir diisi kendaraan roda empat atau pribadi, ada juga bus dengan muatan penuh penumpang di dalamnya.
Baca juga: Pelabuhan Bakauheni dan Ketapang Padat Malam Ini, ASDP Terapkan Skema Tiba Bongkar Berangkat
Sementara itu, pemudik motor yang memenuhi tenda tunggu pun memanfaatkan waktu untuk giliran masuk ke kapal dengan meregangkan tubuh, membeli kopi, hingga ke toilet.
Sementara pemudik pejalan kaki pada malam puncak terpantau menurun dibandingkan pada siang hari.
Baca juga: Malam Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Akan Ada 25.000 Kendaraan yang Menyeberang
Kondisi kepadatan di area parkir dermaga memaksa sejumlah pemudik untuk bersabar ekstra.
Salah satunya Ilyas (37), pemudik asal Lahat, Sumatra Selatan, yang hendak kembali ke Pulau Jawa menggunakan mobil pribadi.
"Sudah beli tiket jauh-jauh hari, jadi memang tidak bisa menghindari malam puncak ini," ujar Ilyas kepada Kompas.com di dermaga 6 Pelabuhan Bakauheni.
Meski terjebak kepadatan di area pelabuhan, ia mengaku tetap menikmati perjalanan bersama keluarganya usai merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Hingga malam ini, tren peningkatan volume kendaraan diprediksi akan terus berlangsung hingga dini hari.
Petugas pelabuhan terus melakukan percepatan proses bongkar muat guna mengurai antrean yang memanjang di akses masuk dermaga eksekutif maupun reguler.
"Untuk yang hari ini sampai dengan pukul 15.30 itu sudah 18.636 kendaraan. Dan kemungkinan akan terus bertambah sampai malam hari nanti, kemungkinan bisa mencapai 25.000 sampai 27.000 kendaraan," ujar Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo kepada wartawan Sabtu.
Heru mengatakan, jika kepadatan terjadi di Bakauheni, maka akan diberlakukan skema penyebrangan tiba bongkar berangkat (TBB) di Pelabuhan Merak.
TBB itu diperlukan untuk mempercepat pergerakan kapal untuk membawa penumpang di Bakauheni.
"Jadi kapal yang mengangkut kendaraan dari sini, nanti mereka hanya membongkar kendaraan di Merak, kemudian akan kembali dan mengambil kendaraan ke sini kembali," ujar Heru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang