BAKAUHENI, KOMPAS.com - Sebanyak 25.000 unit kendaraan diprediksi akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada malam puncak arus balik Lebaran atau Sabtu (28/3/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 17.00 WIB, terjadi penumpukan kendaraan di buffer zone atau kantong parkir dermaga yang tersedia.
Kantong parkir cadangan pun telah dipenuhi kendaraan yang didominasi roda empat atau pribadi.
Baca juga: 51 Persen Pemudik Belum Balik ke Bali, Kapolri Waspadai Kepadatan di Pelabuhan Ketapang
Petugas pun melakukan buka tutup di area sebelum pintu tol atau pemeriksaan tiket dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan, karakteristik pemudik di Pelabuhan Bakauheni biasanya memilih menyeberang ke Merak pada malam hari.
"Prediksi kami malam hari ini akan bisa mencapai sekitar 25.000 kendaraan yang akan kembali ke Pulau Jawa," ujar Heru kepada wartawan, Sabtu.
Baca juga: Arus Balik dari Sumatera, 2,5 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta, Tersisa 13 Persen
Heru menyebut, ada sebanyak 18.536 kendaraan yang telah melakukan reservasi melalui Ferizy sejak pukul 00.00 WIB hingga 15.30 WIB.
"Mudah-mudahan pada malam hari ini karena prediksi kami juga ini akan terjadi puncak, mudah-mudahan semuanya diberi kelancaran, kemudahan," kata dia.
Heru menambahkan, secara akumulasi jumlah penumpang yang telah kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera, yaitu sebesar 651.195 orang atau sebesar 72 persen dari total trafik arus mudik.
"Penumpang yang belum kembali itu sebanyak 247.669 penumpang atau sebesar 28 persen dari total trafik arus mudik yang lalu," sebut Heru.
Sedangkan jumlah kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa sebanyak 169.385 unit atau 71 persen dari total trafik arus mudik yang lalu.
Untuk sisa kendaraan yang belum kembali ke Pulau Jawa sebanyak 70.535 unit kendaraan atau sebesar 29 persen lagi.
"Besok hari terakhir kita melayani arus balik. Mudah-mudahan besok juga kita diberi kemudahan dan diberi kelancaran," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang