Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Hari Warga Ambon Serbu SPBU meski Ada Jaminan Stok BBM Aman

Kompas.com, 31 Maret 2026, 21:54 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Andi Hartik

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Antrean panjang kendaraan masih terus terjadi di hampir semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ambon, Maluku, Selasa (31/3/2026).

Antrean panjang kendaraan di hampir semua SPBU di Ambon ini sudah berlangsung selama dua hari sejak Senin kemarin. 

Warga masih terus berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk mengisi BBM meski pihak Pertamina dan Pemerintah Kota Ambon telah menjamin bahwa stok BBM di Ambon sangat aman.

Baca juga: Antrean BBM di Ambon Berlangsung hingga Malam Ini, Wali Kota Sebut Stok Aman

Pantauan Kompas.com di SPBU  Jalan Slamet Riyadi Ambon, tampak antrean panjang kendaraan masih terus terjadi. Kondisi itu terjadi sejak pagi tadi.

Pemandangan yang sama juga terlihat di SPBU Pohon Pule, SPBU Kebun Cengkeh dan sejumlah SPBU lainnya di Kota Ambon. Warga masih terus menyerbu SPBU untuk mengisi BBM di kendaraan mereka.

Sejumlah warga mengaku rela mengentre BBM di SPBU selama berjam-jam lamanya karena kahwatir akan terjadi kelangkaan.

Baca juga: Sulit BBM, Antrean Panjang Mengular di SPBU Ambon, Pertamina Bersuara

“Soalnya ada informasi harga BBM mau naik, jadi takutnya terjadi kelangkaan jadi biar lama kita tetap antre,” kata Wahyudi salah seorang pengendara notor saat ditemui di lokasi antrean.

Warga lainnya, Usman mengaku telah kehabisan BBM sejak semalam dan terpaksa meminta bantuan temannya mendorong sepeda motornya itu menuju SPBU agar dapat mengisi BBM.

“Tadi malam saya kehabisan BBM di Batu Merah saya titip motor di rumah teman dan hari ini dia bantu mendorong ke sini. Infonya BBM mau naik jadi kiota khawatir saja,” ujarnya.

Pemerintah telah mengumumkan bahwa harga BBM tidak akan naik pada 1 April besok sebagaimana rumor yang beredar.

Terkait  antrean panjang di hampir semua SPBU di Kota Ambon yang masih terus berlanjut di hari ini, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena kembali menegaskan bahwa stok BBM di Kota Ambon masih sangat aman.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar luas di masyarakat bahwa telah terjadi kelangkaan BBM di Kota Ambon.

“Kalau ada informasi bahwa ada kelangkaaan BBM kami ingin pastikan bahwa stok BBM di Kota Ambon tersedia dan mencukupi karena itu kami menginbau agar warga jangan percaya dengan isu-isu yang menyesatkan,” katanya saat meninjau SPBU di Pohon Pule.

Ia juga mengimbau agar warga tidak perlu panik apalagi sampai harus menyerbu SPBU, sebab pasokan BBM ke setiap SPBU di Ambon berjalan normal.

“Tidak perlu panik, tidak perlu mengisi BBM dalam jumlah yang banyak karena takut tidak kebagian karena BBM habis karena pihak Pertamina sudah memastikan stok BBM di Ambon sangat aman,” ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Regional
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Regional
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Regional
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Regional
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Regional
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi 'Si Apik'
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi "Si Apik"
Regional
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Regional
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Regional
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
Regional
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Regional
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Regional
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Regional
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Regional
Penemuan Jasad Bayi di Sambas, Saksi Sempat Kira Bungkusan Ayam
Penemuan Jasad Bayi di Sambas, Saksi Sempat Kira Bungkusan Ayam
Regional
Pemkot Palembang Tegaskan WFH Bukan Libur, ASN Tetap Harus Produktif
Pemkot Palembang Tegaskan WFH Bukan Libur, ASN Tetap Harus Produktif
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
2 Hari Warga Ambon Serbu SPBU meski Ada Jaminan Stok BBM Aman
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat