YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Saluran Air Limbah (SAL) di Teras Malioboro bakal diaudit imbas insiden SAL meledak hingga melukai wisatawan asal Jawa Timur.
Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) KUMKM DIY, Wisnu Hermawan mengatakan audit akan dilakukan secara menyeluruh terkait struktur konstruksi.
“Saat ini baru saja tim kepolisian sudah membuka police line. Secara bertahap kami akan melakukan audit investigasi secara menyeluruh terkait struktur konstruksi,” ujar Wisnu saat dihubungi, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Daftar Nama Korban Ledakan Teras Malioboro, Alami Luka Bakar di Wajah-Leher
Pihaknya menargetkan audit dapat segera dilakukan dan selesai pada pekan ini.
Selama proses audit serta investigasi ini, beberapa pedagang yang berada di sekitar SAL akan dipindah untuk sementara waktu.
Hal itu dilakukan agar para pedagang dapat tetap berjualan di Teras Malioboro.
“Relokasi di samping-sampingnya yang kosong, digeser saja,” katanya.
“Hanya tiga pedagang, karena tidak terlalu masif kerusakannya,” imbuh Wisnu.
Selain merelokasi 3 pedagang, pihaknya juga memberlakukan clear area di kawasan SAL mengingat tidak jauh dari SAL ini terdapat kursi dan meja yang disediakan untuk wisatawan yang berkunjung ke Teras Malioboro.
“Kami sterilkan dulu area situ. Areanya tidak jauh berbeda dengan police line kemarin. Yang penting akses pengunjung masih bisa diakses, para tenant juga tidak sulit,” ujar dia.
Lanjut dia, investigasi dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM DIY, bukan dari kepolisian karena korban sudah menyatakan bahwa peristiwa meledaknya SAL tidak ada unsur kesengajaan.
“Dari pihak korban sudah menyatakan ini sebagai hal yang tidak ada unsur kesengajaan. Menerima kasus ini. Kemudian dari kami diminta untuk segera melakukan penanganan secara berkelanjutan dan terukur dengan mempertimbangkan kelayakan teknis,” beber dia.
(DIY) SAL di Teras Malioboro Meledak 3 Wisatawan Alami Luka BakarKepala Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) KUMKM DIY, Wisnu Hermawan menyampaikan peristiwa meledaknya SAL di Teras Malioboro terjadi pada pukul 07.20.
Saat itu tenant atau para pedagang di Teras Malioboro sedang bersiap untuk berjualan.
Baca juga: Pemda DIY Soroti Parkir Semrawut di Sirip Malioboro Selama Lebaran: Ini PR Besar Kita