SURABAYA, KOMPAS.com - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya telah menerima sebanyak 2.506 mahasiswa baru yang mendaftar melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Rektor Unair Muhammad Madyan mengungkapkan, total ada 29.947 peminat yang mendaftar, namun hanya 2.506 calon mahasiswa yang lolos seleksi dengan tingkat keketatan sebesar 8,11 persen.
“Karena memang ini sangat dimungkinkan karena SNBP itu sesuai dengan peraturan menteri itu penerimaan minimal 20 persen. Kita menerima di angka sekitar 23 persen,” kata Madyan dalam Halal Bihalal dan press conference di KUNOKINI Cafe & Resto, Selasa (31/3/2025).
Baca juga: 3.855 Pelajar Berebut Golden Ticket Unair, 68 Siswa Lolos dan Diajukan ke Panitia SNPMB
Ia menerangkan, terdapat 1.219 sekolah yang diterima dalam jalur SNBP dari 6.791 sekolah yang mendaftar.
“Jadi 1.219, kalau tidak salah itu tidak sampai 20 persen dari total asal sekolah yang mendaftar,” ujarnya.
Baca juga: Berkat Segudang Prestasi, Siswa Asal Banjarmasin Raih Golden Ticket Unair
Dari total keseluruhan mahasiswa yang diterima SNBP tidak hanya berasal 38 provinsi di Indonesia, tetapi juga mahasiswa yang berasal dari luar negeri.
“Luar negeri itu maksudnya anak-anak warga negara Indonesia yang mungkin SMA-nya bersekolah di luar negeri sana. Misal anak diplomat atau anak para TKW,” terangnya.
Selain itu, terdapat 806 mahasiswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang lolos seleksi.
“Jumlah mahasiswa yang diterima ini sudah merata, artinya ada perwakilan dari setiap-tiap provinsi yang ada di Indonesia,” ucapnya.
Ia menambahkan, bagi para pendaftar yang tidak lolos seleksi SNBP agar tidak kecewa karena dapat mencoba kesempatan lain di jalur SNBT maupun mandiri.
“Untuk daya tampung SNBP di tahun ini memang lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin, hal ini menunjukkan kalau peminat Unair semakin banyak dicari. Jadi untuk para pendaftar yang lolos bisa mencoba kembali di jalur yang lain,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang