Sekuel Black Myth: Wukong Diumumkan di Gamescom 2025

Kompas.com, 20 Agustus 2025, 12:32 WIB
Bill Clinten,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber Polygon

KOMPAS.com - Studio game asal China, Game Science resmi mengumumkan sekuel dari game petualangan populer Black Myth: Wukong di ajang pameran game Gamescom 2025 yang digelar di kota Koln, Jerman pekan ini. 

Game tersebut akan bernama Black Myth: Zhong Kui dan masih akan mengusung genre action RPG.

Sesuai judulnya, game ini tak akan melanjutkan cerita karakter Wukong, melainkan akan berpusat pada karakter Zhong Kui. 

Ia dipercaya sebagai sosok dewa pengusir roh jahat yang ada dalam mitologi China. 

Baca juga: China Sudah Bisa Bikin GPU Sendiri Setara RTX 4060, Black Myth Wukong Tembus 70 Fps

Pemain pun nantinya akan mengontrol Zhong Kui dan menjalankan berbagai misi yang ada di dalam game, sama seperti memerankan karakter Wukong yang ada di game pertama.

Dalam video cuplikan (trailer) perdana, Zhong Kui digambarkan sebagai sosok tinggi besar yang menunggangi seekor harimau. 

Sembari naik harimau, Zhong Kui tampak sedang memantau dua manusia setengah monster yang sedang bekerja mengangkat tiang besar.

Tak dijelaskan lebih lanjut apa peran dan misi Zhong Kui di dalam game.

Namun dalam mitologi China, sosok ini diceritakan sebagai manusia pintar namun memiliki tampilan buruk rupa dan menyeramkan.

Bentuk wajahnya kurang lebih mirip seperti wajah yang digambarkan di dalam game pada gambar di bawah ini. 

Sosok Zhong Kui di game Black Myth: Zhong Kui.Game Science Sosok Zhong Kui di game Black Myth: Zhong Kui.

Karena tampilannya, ia dikucilkan oleh keluarga dan saudaranya. Ketidakadilan ini membuat hidup Zhong Kui berakhir dengan tragis. 

Kehidupan yang dirasa kurang adil ini tampaknya membuat Raja Neraka di mitologi China, Yan Wang prihatin.

Ia lantas menunjuk Zhong Kui sebagai Raja Hantu yang bisa mengembara antara dunia manusia dan neraka.

Baca juga: Game Black Myth: Wukong Bikin Steam Pecah Rekor

Zhong Kui lantas berjanji untuk memakai kemampuannya ini untuk melindungi umat manusia dari iblis dan hantu.

Nah, karena latar belakang cerita karakter utamanya, bisa dipastikan Black Myth: Zhong Kui akan memiliki nuansa lebih gelap dan menyeramkan daripada Black Myth: Wukong.

Game Science tak mengumbar mekanisme main (gameplay) dari game teranyarnya ini.

Dalam website resmi, Game Science mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menelusuri gaya bermain Zhong Kui supaya sesuai dengan cerita rakyat yang beredar di China. 

Informasi mengenai tanggal rilis juga tak diumbar Game Science.

Namun ketika dirilis nanti, game ini dipastikan akan meluncur di platform PC dan "konsol mainstream" yang ada saat ini, boleh jadi PS5 dan Xbox Series X/S, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Polygon, Rabu (20/8/2025).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau