Saham IBM Anjlok Terparah 34 Tahun Terakhir, Gara-gara AI Anthropic

Kompas.com, Diperbarui 25/02/2026, 09:54 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Nilai saham dari raksasa teknologi asal Amerika Serikat, IBM (International Business Machines), anjlok pada penutupan perdagangan Senin (23/2/2026) waktu AS.

Berdasarkan data pasar, harga saham IBM ditutup turun sekitar 13 persen ke level 222 dollar AS per lembar. Padahal, saat pembukaan perdagangan pada hari yang sama, saham perusahaan yang dipimpin Arvind Krishna itu masih berada di kisaran 254 dollar AS per lembar.

Penurunan drastis ini bukan hanya menghapus puluhan miliar dolar dari valuasi pasar IBM. Jika tren ini berlanjut, IBM bersiap mencatatkan rekor kinerja bulanan terburuknya dalam 34 tahun terakhir.

Penurunan tajam ini juga membuat IBM menjadi salah satu saham dengan kinerja terburuk di indeks S&P 500 pada hari tersebut.

Sejak awal Februari 2026, nilai saham IBM juga telah merosot hampir 27 persen. Sejumlah laporan menyebut penurunan ini sebagai salah satu pelemahan bulanan terburuk IBM dalam lebih dari tiga dekade terakhir.

Baca juga: Canggungnya Bos OpenAI dan Anthropic di Atas Panggung Forum AI, Ogah Gandengan

Dipicu kekhawatiran AI Anthropic

Menurut laporan MarketWatch, tekanan terhadap saham IBM dipicu kekhawatiran pasar terhadap terobosan kecerdasan buatan (AI) dari perusahaan AI Anthropic.

Perusahaan tersebut meluncurkan model AI terbaru bernama Claude Code, yang diklaim mampu mengotomatisasi proses modernisasi sistem berbasis Cobol (Common Business-Oriented Language).

Cobol merupakan bahasa pemrograman yang pertama kali diperkenalkan pada 1960 dan hingga kini masih menjadi tulang punggung berbagai sistem penting, terutama di sektor perbankan, asuransi, transportasi, hingga pemerintahan.

Selama ini, proses modernisasi sistem Cobol dikenal kompleks, mahal, dan memakan waktu lama.

Di sinilah IBM meraup keuntungan besar, baik melalui layanan konsultasi maupun bisnis infrastruktur mainframe seperti IBM Z, yang menopang sistem berbasis Cobol di berbagai institusi besar.

Bisa ganggu bisnis IBM

Bersamaan dengan peluncuran Claude Opus 4.5, Anthropic juga menggulirkan sejumlah pembaruan pada aplikasi Claude, Claude Developer Platform, dan Claude Code.Macrumors Bersamaan dengan peluncuran Claude Opus 4.5, Anthropic juga menggulirkan sejumlah pembaruan pada aplikasi Claude, Claude Developer Platform, dan Claude Code.

Anthropic mengeklaim Claude Code mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem Cobol.

Di antaranys seperti memetakan dependensi ribuan baris kode, mengidentifikasi risiko yang biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan bagi tim manusia, hingga mempercepat proses modernisasi dari hitungan tahun menjadi hanya beberapa kuartal.

Jika klaim tersebut terbukti efektif dan diadopsi luas, kebutuhan terhadap layanan konsultasi dan migrasi sistem tradisional bisa berkurang drastis.

Kondisi ini berpotensi menekan model bisnis IBM yang selama ini kuat di layanan modernisasi sistem lawas (legacy), termasuk bisnis mainframe IBM Z.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau