Enggak Cuma Call of Duty, AS Comot Game dan Film Ini buat Pamer Serangan ke Iran

Kompas.com, 11 Maret 2026, 11:35 WIB
Zulfikar Hardiansyah

Penulis

KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) tampaknya sangat gemar mencomot budaya populer seperti game dan film, untuk dipakai dalam cuplikan video serangan militer mereka ke Iran beberapa waktu belakangan ini.

Video serangan militer yang dikemas dengan potongan adegan game dan film itu lantas dipamerkan lewat akun X resmi White House dengan handle @WhiteHouse.

Baca juga: Menelusuri Jejak Hacker Iran yang Senyap Usai Serangan AS-Israel

Sejak operasi militer gabungan AS-Israel ke Iran alias Operation Epic Fury berlangsung pada 28 Februari lalu, ada banyak video serangan yang dipamerkan lewat akun X White House dengan kemasan potongan game dan film.

Salah satu video yang menuai banyak perhatian publik adalah konten serangan ke Iran yang disertai cuplikan video game Call of Duty: Modern Warfare 3, diunggah ke akun X @WhiteHouse pada 4 Maret dengan durasi sekitar satu menit. 

Ilustrasi unggahan Gedung Putih yang pakai cuplikan video Killstreak dari Call of Duty Modern Warfare 3.X/WhiteHouse Ilustrasi unggahan Gedung Putih yang pakai cuplikan video Killstreak dari Call of Duty Modern Warfare 3.

Video itu dibuka dengan animasi "Killstreak" dari game Call of Duty: Modern Warfare 3, berlanjut menampilkan serangan AS ke sejumlah target di Iran. Setelah konten ini tayang, video lain serangan AS dengan cuplikan game dan film bermunculan.

Comot Spongebob, GTA: San Andreas, Iron Man, dll

Akun X Gedung Putih pada 6 Maret kemarin, setidaknya terdapat tiga unggahan video serangan militer yang dikemas dengan cuplikan game dan film lain. Misalnya, video serangan militer AS dengan potongan film kartun Spongebob.

Dalam video tersebut, konten menampilkan tokoh utama Spongebob yang mengatakan beberapa kali kalimat ini, “Wanna see me do it again?” atau “Ingin melihatku melakukannya lagi?”. Setelah tokoh mengucapkannya, terdapat potongan video serangan AS ke Iran.

Video serangan militer yang mencomot film Spongebob ini disertai dengan caption, “Tidak akan berhenti sampai tujuan tercapai. Tak kenal lelah. Tak menyesal.”

Potongan adegan game juga kembali digunakan. Masih di 6 Maret kemarin, akun X Gedung Putih mengunggah video serangan militer AS ke Iran yang dibuka dengan animasi ikonik tokoh Carl Johnson alias CJ dari game GTA: San Andreas.

Video berdurasi sekitar 40 detik tersebut menampilkan CJ yang tengah memulai misi awal dengan ucapan legendaris “Ah shit, here we go again”, lalu diselipkan konten-konten rudal AS yang mengenai target di Iran.

Baca juga: Gedung Putih Dikecam usai Pakai Killstreak Call of Duty di Video Serangan Iran

Pada unggahan video itu, tertulis caption seperti ini, “Operation Epic Fury. Hancurkan persenjataan rudal Iran. Hancurkan angkatan laut mereka. Pastikan mereka tidak pernah mendapatkan senjata nuklir. Target terkunci”.

Selain video yang mencomot animasi GTA: San Andreas, akun X White House juga mengunggah video serangan militer AS ke Iran yang disisipi dengan adegan sejumlah tokoh dari berbagai film.

Video yang juga diunggah pada 6 Maret di akun @WhiteHouse itu dibuka dengan adegan Tony Stark dalam film Iron Man. Kemudian, disusul dengan cuplikan film Gladiator, Braveheart, Top Gun, Superman, Transformer, Deadpool, dan ditutup dengan film Yu-Gi-Oh.

Dalam video itu, terdapat caption “Keadilan dengan cara Amerika”. Format konten tersebut mirip video-video serangan AS ke Iran lainnya yang diunggah akun X White House. Jadi setelah ditunjukkan potongan film, cuplikan serangan AS ke Iran akan ditampilkan.

Dinilai tidak pantas dan menormalisasi perang

Penggunaan budaya populer seperti film dan game dalam konten serangan AS ke Iran yang diunggah White House di X menuai banyak kecaman dari warganet karena dinilai sangat tidak pantas.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau